Kendal (lingkarjateng.id) – Keberadaan jembatan merah putih presisi di Dusun Tembelang Desa Sudodadi Kecamatan Patean menjadi bagian dari komitmen pemerintah mendukung pembangunan infrastruktur serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal itu diungkapkan Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar saat mendampingi Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari dalam peresmian revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi pada Rabu (13/5/2026).
Turut hadir dalam kegiatan peresmian tersebut Dandim 0715 Kendal, Pj Sekda Kendal, jajaran kepala OPD Pemkab Kendal, unsur Forkopimcam, kepala desa, tokoh masyarakat dan warga setempat.
AKBP Hendry Susanto Sianipar mengatakan revitalisasi jembatan ini merupakan bagian dari program Polri untuk masyarakat yang berfokus pada pembangunan dan perbaikan infrastruktur strategis.
“Jembatan-jembatan tersebut diketahui memiliki peran vital sebagai penghubung antarwilayah serta penunjang aktivitas ekonomi warga,” ujarnya.
Dia menegaskan program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan baru, tetapi juga revitalisasi jembatan yang sudah ada agar tetap layak dan aman digunakan. “Kami ingin memastikan akses masyarakat tetap lancar dan aman,” tegasnya.
Hendry berharap keberadaan jembatan tersebut dapat terus dirawat dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Ia juga membuka ruang bagi warga untuk mengusulkan lokasi lain yang membutuhkan pembangunan atau revitalisasi serupa.
Melalui program ini, Polres Kendal menegaskan peran aktifnya tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi langsung dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyebut selain meningkatkan aksesibilitas, keberadaan jembatan tersebut dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya dalam distribusi hasil pertanian dan mobilitas warga antarwilayah.
“Jembatan ini sangat strategis karena menghubungkan dua desa di dua kecamatan. Perannya sangat vital dalam mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, dan logistik,” kata Bupati Kendal yang akrab disapa Mbak Tika ini.
Menurutnya, partisipasi masyarakat juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembangunan dan revitalisasi jembatan tersebut. Warga turut bergotong royong bersama aparat kepolisian, TNI, serta pemerintah daerah dalam proses pengerjaan hingga peresmian.
Ia berpesan kepada masyarakat untuk terus merawat dan menjaga jembatan merah putih yang sudah dibangun ini dengan baik. Warga juga diimbau tidak membuang sampah sembarangan, apalagi dibuang ke sungai yang justru akan menimbulkan bencana seperti banjir.
Kepala Desa Sudodadi, Sukoco menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kontribusi Polres Kendal dan Pemkab Kendal terhadap pembangunan infrastruktur di wilayahnya. Ia menyebut jembatan yang telah direvitalisasi kini bisa dimanfaatkan warga.***
Jurnalis : Anik Kustiani
Editor : Fian






























