KENDAL, Lingkarjateng.id – Ratusan peserta mengikuti Fun Bike yang digelar untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Kendal.
Fun Bike yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dihadiri Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari.
Rute gowes dimulai dari SD Negeri Damarsari, Kecamatan Cepiring, dan finish di Pantai Indah Kemangi.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, usai melepas ratusan peserta gowes mengatakan bahwa Fun Bike tidak hanya menjadi ajang olahraga bersama, tetapi sarana mempererat kebersamaan masyarakat dalam momentum Hardiknas 2026.
“Peringatan Hardiknas tahun ini mengusung tema ‘menguatkan partisipasi semesta mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua’. Tema ini mengingatkan bahwa pendidikan bukan hanya tugas sekolah, melainkan tanggung jawab bersama antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat,” tuturnya, Sabtu, 9 Mei 2026.
Menurut Bupati Kendal, kegiatan gowes juga menjadi sarana rekreasi dan silaturahmi yang dapat mendorong masyarakat menjaga kesehatan fisik melalui olahraga bersepeda.
Ia menilai penggunaan sepeda relevan sebagai salah satu upaya mengantisipasi krisis energi dan bahan bakar minyak (BBM). Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kendal mengimbau masyarakat mulai memanfaatkan sepeda sebagai sarana transportasi jarak dekat maupun menengah.
“Saya berharap semangat gowes ini mencerminkan semangat kita dalam mengayuh pendidikan menuju arah yang lebih maju, cerdas, dan bermutu,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Kendal Ferinando Rad Bonay mengatakan peringatan Hardiknas menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para tokoh pendidikan nasional sekaligus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran.
“Ini merupakan bentuk penghormatan kepada para tokoh pendidikan nasional yang telah memperjuangkan semangat belajar bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Ferinando menyebut Hardiknas juga menjadi penyemangat bagi para guru untuk terus meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Pemerintah Kabupaten Kendal, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan kualitas tenaga pendidik melalui berbagai pelatihan yang diselenggarakan pemerintah daerah maupun komunitas belajar di setiap wilayah.
Selain itu, Disdikbud Kendal menjalin kerja sama dengan pemerintah provinsi dan pihak swasta yang peduli terhadap pendidikan guna meningkatkan kompetensi guru, khususnya dalam pembelajaran literasi dan numerasi.
“Kami juga memberikan insentif kesejahteraan bagi guru PAUD yang belum mendapatkan sertifikasi, yakni bantuan sebesar Rp225 ribu per bulan,” tambahnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Ulfa






























