KENDAL, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal mendorong pelaku usaha di sektor perhotelan dan restoran untuk memanfaatkan peluang investasi seiring berkembang pesatnya Kawasan Industri Kendal (KIK).
Hal itu disampaikan Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, saat menghadiri peringatan HUT Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) ke-57 di Kendal, Selasa, 12 Mei 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kendal yang akrab disapa Tika mengajak seluruh anggota PHRI Kendal memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah guna mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di wilayah setempat.
“Harapan kami seluruh anggota PHRI dapat bekerja sama untuk pembangunan di Kabupaten Kendal. Terutama dengan berkembang pesatnya KIK, sehingga peluang yang bisa diambil teman-teman PHRI ini cukup besar,” ujar Tika.
Menurutnya, pertumbuhan kawasan industri di Kendal perlu diimbangi dengan pembangunan sarana pendukung, khususnya hotel dan restoran, agar dampak ekonomi dari aktivitas industri dapat dirasakan masyarakat lokal.
“Masih banyak sarana prasarana yang perlu dibangun, terutama hotel dan restoran. Sehingga perputaran ekonomi dari perkembangan KIK ini juga tidak keluar dari Kendal,” harapnya.
Tika juga meminta PHRI terus meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah daerah maupun pihak terkait dalam upaya memajukan sektor pariwisata dan jasa di Kendal.
Sementara itu, Ketua PHRI Kendal, Cahyanto, mengatakan momentum HUT PHRI menjadi ajang memperkuat kerja sama antara pelaku usaha dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.
“Bagaimana anggota PHRI bisa memberikan kontribusi yang positif terhadap pemerintah baik pusat, provinsi dan daerah,” ungkapnya.
Ia menilai perkembangan KIK membuka peluang besar bagi investasi di sektor perhotelan dan restoran, terutama untuk memenuhi kebutuhan tamu maupun investor yang datang dari luar daerah maupun luar negeri.
Menurut Cahyanto, pihaknya akan berupaya menggandeng investor agar tertarik menanamkan modal di Kendal, termasuk membangun hotel dan restoran di kawasan industri tersebut.
“Karena tamu-tamu investor dari luar negeri kalau mau reservasi hotel harapannya di dalam KIK. Makanya kita tadi juga mendorong Pak Dandim untuk bisa berinvestasi membangun hotel di dalam KIK,” pungkasnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Rosyid
































