KENDAL, Lingkarjateng.id – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kendal menggelar sosialisasi juru sembelih halal (juleha) dan penanganan daging Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH) bagi para juru sembelih hewan kurban pada Selasa, 12 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula DPP Kendal itu diikuti 30 peserta dari perwakilan lembaga keagamaan Islam di Kabupaten Kendal mengikuti sosialisasi tersebut.
Selain mendapatkan materi teori, peserta juga dijadwalkan mengikuti praktik lapangan di peternakan untuk mempelajari langsung tata cara penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam.
Kepala DPP Kendal, Pandu Rapriat Rogojati, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi Idul Adha sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penyembelihan hewan kurban yang benar dan higienis.
“Ini merupakan kegiatan untuk persiapan Idul Kurban. Pesertanya adalah juru sembelih dari perwakilan dari lembaga NU, Muhammadiyah, dan LDII. Para peserta akan kita berikan pelatihan terkait cara sembelih hewan yang sesuai kaidah Islam,” kata Pandu.
Menurutnya, meningkatnya kebutuhan konsumsi daging saat Idul Adha harus diimbangi dengan jaminan keamanan dan kualitas daging yang dibagikan kepada masyarakat.
“Jadi daging yang kita berikan kepada masyarakat, yang kita distribusikan itu sudah terjamin aman, sehat, utuh dan halal. Dan ini menjadi syarat wajib dalam penyembelihan hewan kurban. Seperti lokasinya dimana, posisinya seperti apa. Banyak hal tata cara penyembelihan yang harus kita lakukan agar sesuai syariat Islam,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pemahaman kepada para juru sembelih terkait teknik penyembelihan halal, pemeriksaan kesehatan hewan sebelum disembelih, hingga proses penanganan dan distribusi daging agar tetap layak konsumsi.
“Dengan kegiatan ini harapannya para juru sembelih hewan kurban yang ada di kampung atau di masjid tahu persis aturan yang benar itu seperti apa,” harapnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DPP Kendal, drh Septiana Wulandari, menyebut peserta kegiatan berasal dari perwakilan organisasi keagamaan di 20 kecamatan di Kabupaten Kendal.
“Pesertanya ini memang yang belum bersertifikat. Kebanyakan dari luar yang rata-rata juru sembelih musiman di Idul Adha,” terangnya.
Untuk memastikan proses pemotongan hewan kurban berjalan sesuai ketentuan, DPP Kendal juga akan menurunkan puluhan petugas ke lokasi penyembelihan saat Idul Adha.
“Kemudian pemeriksaan post-mortem di titik-titik pemotongan di semua kecamatan di Kabupaten Kendal,” pungkasnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Rosyid
































