REMBANG, Lingkarjateng.id – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Rembang berencana menghidupkan kembali Bumi Perkemahan (Buper) Karangsari yang saat ini kondisinya terbengkalai.
Hal itu disampaikan Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Rembang, Gunasih, saat diwawancarai di Rumah Dinas Bupati Rembang pada Rabu, 23 Juli 2025.
Gunasih mengatakan bahwa salah satu fokus besarnya setelah dilantik sebagai Ketua Kwarcab Pramuka Rembang periode 2025-2029 adalah membangkitkan kembali Buper Karangsari yang berlokasi di Kecamatan Sulang tersebut.
Ia pun berencana memusatkan semua kegiatan kepramukaan di bumi perkemahan tersebut, termasuk peringatan Hari Pramuka pada 14 Agustus 2025 mendatang.
“Program utama saya adalah menghidupkan kembali Bui Perkemahan Karangsari. Semua kegiatan kepramukaan akan dipusatkan di sana. Insyaallah, puncak peringatan Hari Pramuka pada 14 Agustus 2025 nanti akan kita gelar di Karangsari, apa pun kondisinya,” ujarnya.
Gunasih juga berkomitmen menata ulang fasilitas umum di Buper Karangsari, seperti kamar mandi, tempat istirahat, musala, dan sarana lainnya agar dapat digunakan secara layak.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Pramuka Rembang periode 2021-2025, Hasiroh Hafidz, mengungkapkan pembenahan Buper Karangsari belum bisa dilakukan di masa kepemimpinannya.
Ia mengaku sudah berulang kali mengajukan usulan pembenahan kawasan tersebut kepada Bupati Rembang sebelumnya, Abdul Hafidz, tapi belum bisa terpenuhi.
“Saya belum bisa membenahi Buper. Sudah berkali-kali saya ajukan kepada Pak Bupati sebelumnya, namun belum bisa terpenuhi,” katanya saat Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) di Aula Kantor Setda Rembang pada Sabtu, 19 Juli 2025 lalu.
Jurnalis: Muhammad Faalih
Editor: Rosyid





























