KENDAL, Lingkarjateng.id – Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari memimpin langsung pencanangan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Semarang, Kamis 11 Juni 2026.
Sebanyak 949 petugas telah disiapkan, termasuk 342 peserta pelatihan gelombang III untuk melaksanakan pendataan Sensus Ekonomi 2026 secara serentak pada 15 Juni–31 Agustus 2026.
Pencanangan ditandai dengan pemukulan gong dan penyematan rompi petugas oleh Bupati. Selanjutnya penandatanganan Komitmen Bersama Sukses SE2026 oleh Bupati bersama unsur Forkopimda, Bapperida, Kominfo, BPS, KADIN, KIK, PHRI, dan GAPENSI.
Usai memimpin pembacaan Ikrar, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari menekankan pentingnya peran petugas sensus sebagai ujung tombak penyediaan data ekonomi yang akurat dan berkualitas.
“Mari sukseskan Sensus Ekonomi 2026 untuk mewujudkan data ekonomi yang lengkap, akurat, dan berkualitas demi ekonomi yang kuat, Kendal yang hebat, dan Indonesia yang semakin maju. Satu jawaban sejuta manfaat untuk Indonesia,” kata Bupati yang akrab disapa Tika.
Ia meminta kepada seluruh petugas SE2026 untuk bekerja jujur serta profesional.
Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari menegaskan bahwa data sensus ekonomi menjadi fondasi penting dalam perencanaan pembangunan, pengembangan investasi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Data berkualitas lahir dari kerja yang berkualitas. Satu jawaban dari pelaku usaha akan menjadi dasar kebijakan pembangunan Kendal dan Indonesia ke depan,” tegasnya.
Sebelumnya, Kepala BPS Kendal, Ade Sandi Parwoto menyampaikan bahwa keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 memerlukan dukungan seluruh pihak.
“Sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, asosiasi profesi, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghasilkan data ekonomi yang berkualitas,” tambahnya. (adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Sekar





























