PATI, Lingkarjateng.id – Pekerjaan pembangunan dan peningkatan jalan di Kabupaten Pati menjadi perhatian Gerakan Masyarakat Tolak Korupsi (Germap). Yayak Gundul selaku koordinator menyoroti minimnya informasi spesifikasi teknis yang dicantumkan pada papan proyek di sejumlah lokasi pekerjaan.
Berdasarkan hasil pemantauan tim Germap di lapangan, papan informasi proyek hanya memuat ukuran panjang dan lebar jalan, tanpa mencantumkan ketebalan konstruksi yang dikerjakan.
Yayak menilai kondisi tersebut mengurangi transparansi informasi kepada masyarakat. Menurutnya, informasi mengenai ketebalan jalan memiliki peran penting karena berkaitan langsung dengan kualitas dan daya tahan infrastruktur.
“Terpantau sama tim di lapangan proyek ini tidak ada spek ketebalan hanya panjang dan lebar di papan informasi,” ungkap Yayak, Rabu 10 Juni 2026.
Yayak menyebut pihaknya telah menyampaikan masukan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) agar spesifikasi ketebalan turut dicantumkan pada papan proyek.
“Kita sampaikan ke DPUTR akan ditambahi ketebalan. Artinya kalau ada panjang lebar dan ketebalan nanti ketemu harga pekerjaan dan proyek,” imbuhnya.
Germap Ragukan Kebenaran Asistensi KPK ke Plt Bupati Pati Chandra terkait Penanganan Jalan Rusak
Selain persoalan ketebalan, Germap juga menyoroti panjang ruas jalan yang dikerjakan. Menurutnya, perlu adanya penjelasan lebih rinci terkait kesesuaian antara volume pekerjaan dengan besaran anggaran yang mencapai miliaran rupiah pada setiap titik proyek.
Saat dimintai tanggapan mengenai perbedaan spesifikasi dan anggaran pembangunan jalan pada masa kepemimpinan Sudewo, Yayak memilih untuk tidak melakukan perbandingan secara langsung. Ia menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan penghitungan dan kajian agar memperoleh data yang akurat.
Menurutnya, perbedaan spesifikasi pekerjaan bisa saja dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kondisi ekonomi global yang belum stabil serta kenaikan harga minyak dunia yang berdampak pada biaya konstruksi.
“Kalau ada yang menyatakan zamanya pak Sudewo dapat segini (panjangnya), kita tidak mau membandingkan. Nanti kita hitung biar tepat sasaranya,” tegas Yayak.
Pengajuan Pinjaman Untuk Proyek Jalan Pati Hanya Cair Rp67 Miliar, Ini Kata Plt Bupati
Hingga Rabu, 10 Juni 2026, Germap masih menerima laporan masyarakat terkait kondisi jalan rusak di berbagai wilayah Kabupaten Pati. Total terdapat 25 titik yang telah dilaporkan dan didokumentasikan oleh masyarakat.
Laporan tersebut rencananya akan disampaikan secara berkala setiap hari Selasa kepada DPUTR maupun kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, sebagai bentuk pengawasan publik terhadap penggunaan anggaran pembangunan infrastruktur.
“Belum ada tambahan, masih 25 titik. Kita imbau masyarakat supaya mau melapor. Sudah jelas bahwa uang Rp210 miliar sudah diplot di 54 titik dan diketahui oleh DPRD,” tandasnya.
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network
Editor: Sekar































