PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Abdul Munir, mengikuti kegiatan retreat nasional bertajuk Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang digelar di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada 15–19 April 2026.
Kegiatan ini diikuti sebanyak 557 pimpinan DPRD dari seluruh Indonesia, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Program tersebut menjadi sarana penguatan kapasitas kepemimpinan serta sinergi antar pimpinan legislatif daerah.
“Acara dibuka oleh Gubernur Lemhannas, Dr. H. TB Ace Hasan Syadzily, M.Si. Diikuti ketua DPRD provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia, serta akan ditutup oleh Presiden RI Prabowo pada 19 April,” jelas Munir kepada Lingkar Jateng saat dihubungi melalui sambung Telepon, Kamis, 16 April 2026.
Sejak Rabu pagi, 15 April 2026, para peserta mulai berdatangan memasuki kawasan Akmil melalui Gerbang Sapta Marga. Mereka hadir menggunakan berbagai kendaraan, baik berpelat dinas maupun pribadi, dengan mengenakan seragam Komponen Cadangan (Komcad) bercorak loreng hijau, menciptakan suasana penuh semangat kebangsaan.
Disampaikan Munir, Gubernur Lemhanas dalam sambutan pembukaan menegaskan kegiatan tersebut memiliki sejumlah tujuan penting, antara lain peningkatan kapasitas kepemimpinan, penguatan wawasan kebangsaan, penyelarasan kebijakan nasional dan daerah, peningkatan tata kelola pemerintahan, serta penguatan kolaborasi daerah.
“Seluruh rangkaian ini menjadi bagian penting dalam membentuk pimpinan daerah yang lebih adaptif dan responsif terhadap tantangan pembangunan,” ujarnya.
Kehadiran Munir dalam forum tersebut menjadi representasi DPRD Kabupaten Pekalongan dalam ajang nasional yang mempertemukan para pimpinan legislatif dari berbagai daerah dengan karakteristik dan tantangan yang beragam.
Selama lima hari pelaksanaan, peserta dijadwalkan mengikuti berbagai agenda peningkatan kapasitas kepemimpinan, mulai dari materi kebangsaan, kedisiplinan, hingga strategi penguatan peran legislatif dalam pembangunan daerah.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, dapat memperkuat pemahaman kebangsaan, meningkatkan kualitas kepemimpinan, serta mempererat koordinasi lintas daerah guna mendukung pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan,” pungkas Munir.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Sekar


































