PEKALONGAN, Lingkarjateng.id — Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja (Dinkopukmnaker) Kabupaten Pekalongan mencatat progres pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) menunjukkan perkembangan signifikan.
Hingga pertengahan Juni 2026, total pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Pekalongan mencapai 152 unit.
Kepala Bidang Koperasi Dinkopukmnaker Kabupaten Pekalongan, Ida Fadhilah, menjelaskan bahwa dari total tersebut, sebanyak 95 koperasi telah rampung 100 persen. Sementara 57 lainnya masih dalam tahap proses pembangunan.
“Secara keseluruhan sudah ada 152 KDKMP yang terbangun, dengan rincian 95 unit sudah selesai 100 persen dan 57 unit masih dalam proses,” ujarnya, Jumat, 12 Juni 2026.
Ida mengungkapkan masih terdapat satu lokasi di wilayah Pakumbulan yang belum tercatat dalam data resmi, sehingga jumlah pembangunan berpotensi bertambah.
Dinkopukmnaker juga mengajak pemerintah desa untuk berperan aktif mendukung percepatan pembangunan koperasi desa.
Desa yang telah memiliki lahan milik desa dengan lokasi strategis dan memenuhi syarat, diimbau segera melaporkan kepada dinas terkait.
Kriteria lahan yang dibutuhkan antara lain memiliki luas minimal 600 meter persegi hingga 1.000 meter persegi, bukan termasuk lahan sawah dilindungi (LSD) atau lahan hijau, serta kondisi lahan sudah rata dan siap dibangun.
“Bagi desa yang sudah memiliki lahan sesuai kriteria, kami harapkan dapat segera memberikan informasi ke Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Pekalongan agar bisa ditindaklanjuti,” terangnya.
Ia berharap, dengan dukungan dari pemerintah desa dan masyarakat, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih dapat dipercepat guna mendorong penguatan ekonomi lokal di Kabupaten Pekalongan.
“Peran aktif pemerintah desa dan masyarakat sangat penting agar pembangunan KDKMP ini dapat berjalan lebih cepat dan berdampak pada penguatan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Ulfa































