PATI, Lingkarjateng.id – Kondisi Alun-alun Kembangjoyo kembali sepi dari aktivitas jual-beli. Ketua Komisi C DPRD Pati Joni Kurnianto membuktikannya langsung saat menyempatkan diri makan siang di kawasan tersebut pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Ia mengaku terkejut karena hanya ada satu pedagang makanan yang masih bertahan. Dirinya pun menyinggung anggaran yang telah digelontorkan Pemkab demi membangun Alun-alun Kembangjoyo, sekaligus upaya merelokasi PKL dari zona merah Alun-alun Simpang Lima.
“Hanya ada satu warung makan yang buka, betul-betul kasihan. Apalagi ini dibiayai Pemkab mahal, tapi sepi. Makanya ayo kita bantu ramaikan UMKM,” ungkapnya, Senin 15 Juni 2026.
Dari hasil tinjauannya, sejumlah masalah masih dihadapi pedagang di Alun-alun Kembangjoyo. Meliputi minimnya lampu penerangan, kondisi rumput, hingga PKL kembali ke kawasan zona merah.
Terkait program Pasar Minggu sebulan dua kali, Joni menilai hal itu belum cukup karena PKL mengharapkan kawasan tersebut ramai setiap hari.
“Makanya nanti harus ada satgas khusus dari Disperindag, Dishub, dan DPUTR untuk mengawal jangan didiamkan,” tandasnya.
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network
Editor: Sekar
































