KAB.SEMARANG, Lingkarjateng.id – Sebanyak lima kios yang ada di Jalan Kancing Mas, Lingkungan Kolang Kaling RT 03 RW 03, Kelurahan Wujil, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang hangus terbakar pada Selasa, 14 April 2026 sekitar jam 10.40 WIB.
Lima kios usaha warung makan itu berada di sekitar wilayah PT Semarang Garmen.
“Lima kios itu merupakan milik Ibu Nur (60) yang total menggunakan dua kios di lahan tersebut, lalu Pak Sunaryo (55) yang juga menggunakan dua kios, dan satu kio lagi milik Bu Ninik (50) yang menggunakan satu kios untuk membuka usaha di wilayah ini,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Ketentraman dan Perlindungan Masyarakat Dinas Poldam Kabupaten Semarang, Joko Sukaryonodi di lokasi kejadian.
Luasan lahan yang terbakar sebesar kurang lebih 14×5 meter dengan rata-rata bangunan terbuat dari kayu.
“Untuk kronologi awal kejadian kebakaran ini diduga disebabkan karena salah satu pemilik kios yaitu Ibu Nur lupa mematikan kompornya yang masih ada penggorengan beserta minyak goreng di dalamnya,” bebernya.
Karena api semakin besar, para pemilik kios dan warga lainnya berusaha memadamkan secara manual dan bergegas menghubungi petugas pemadam kebakaran.
“Kami total menurunkan empat armada dari Pos Ungaran, Pos Bergas, Pos Ambarawa, dan Pos Terpadu Bawen, kemudian ditambah satu mobil tangki air dari BPBD untuk memadamkan kobaran api di kios-kios itu,” jelasnya.
Sekitar pukul 11.45 WIB, api mulai padam sehingga petugas kebakaran melakukan langkah pendinginan sembari warga mengamankan barang yang tersisa.
“Untuk korban jiwa dan korban luka Alhamdululillah nihil, hanya saja kerugian material dari peristiwa kebakaran ini mencapai kurang lebihnya Rp 50 juta,” paparnya.
Salah seorang saksi, Indra Maulana Kurniawan (19) yang saat kejadian ada di kios bengkel mengaku mendengar pemilik kios berteriak meminta tolong.
“Saya sedang kerja di bengkel, tiba-tiba ada orang dari kios yang terbakar itu keluar dengan teriak-teriak minta tolong,” imbuhnya.
Sesampainya Indra di kios yang terbakar tersebut, ia melihat sudah banyak api di sekitar kompor yang diduga kuat jadi penyebab kebakaran itu.
“Saya langsung cari kain basah untuk menutup api-api itu, tapi ada satu bapak-bapak yang mengangkatnya yang menyebabkan api ini tidak padam,” katanya.
Bahkan disebutkan Indra, beberapa perabot di dalam kios tersebut juga sudah mulai terlalap api.
Dari informasi yang dihimpun dari warga sekitar, kebakaran ini merupakan kejadian yang kedua. Sebelumnya, kios milik Nur terbakar lantaran ia lupa mematikan kompor saat menghangatkan sayur. Namun saat itu api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke kios lainnya.
Jurnalis: Hesty Imaniar
Editor: Sekar





























