DEMAK, Lingkarjateng.id – Ratusan personel Polres Demak disiagakan di sejumlah obyek wisata dan pusat keramaian selama libur Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.
Sejumlah lokasi yang menjadi fokus pengamanan antara lain Komplek Masjid Agung Demak, kompleks Makam Sunan Kalijaga di Kadilangu, Pantai Glagah Wangi di Kecamatan Karangtengah, serta kawasan wisata Pantai Morosari di Kecamatan Sayung.
Selain itu, pengamanan juga dilakukan di berbagai wahana wisata air dan kolam renang yang tersebar di sejumlah kecamatan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kasi Humas Polres Demak, Iptu Said Nu’man Murod, mengatakan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh dengan mengedepankan upaya preventif.
“Kami menyiagakan personel di sejumlah titik keramaian untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang berlibur,” ujar Nu’man, Rabu, 25 Maret 2026.
Ia menjelaskan, destinasi wisata air menjadi perhatian khusus karena memiliki tingkat risiko kecelakaan yang cukup tinggi, terutama bagi anak-anak.
“Kami mengimbau orang tua agar tidak lengah dalam mengawasi anak-anak saat berada di lokasi wisata air. Sejumlah kejadian kecelakaan air terjadi akibat kurangnya pengawasan,” jelasnya.
Selain itu, pengunjung juga diminta untuk mematuhi aturan yang berlaku di lokasi wisata, termasuk tidak berenang di area terlarang serta memperhatikan kondisi cuaca.
“Jika cuaca tidak mendukung, sebaiknya tidak melakukan aktivitas di air. Keselamatan harus menjadi prioritas,” tuturnya.
Terpisah, Kapolsek Karangtengah, Iptu Sandika Dwi Nugroho, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan pengamanan, khususnya di kawasan wisata Pantai Glagah Wangi.
“Sudah kami persiapkan, termasuk pemasangan media imbauan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat berada di bibir pantai, mengingat pada siang hingga sore hari ombak cenderung meningkat,” ujar Sandika saat dihubungi.
“Kondisi hingga saat ini masih terpantau aman dan kondusif. Tadi siang tercatat sekitar 50 tiket terjual, mayoritas pengunjung berasal dari lokal Demak,” sambungnya.
Pihaknya juga mengimbau para pengunjung khususnya orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, serta memastikan penggunaan alat keselamatan.
“Kami harapkan sejak dari dermaga pengunjung sudah mengenakan pelampung. Selain itu, kami juga mengimbau agar tidak berenang terlalu ke tengah serta tetap waspada terhadap gelombang laut yang bisa sewaktu-waktu meningkat,” tegasnya.
Lebih lanjut, pengunjung juga diminta untuk tidak melanggar batas aman yang telah ditentukan oleh petugas di lokasi wisata.
“Kami juga sudah mengimbau kepada pengunjung untuk tidak melewati batas maksimal yang sudah ditentukan oleh petugas di pantai,” tutupnya.
Masyarakat diminta untuk segera melapor kepada petugas apabila menemukan hal-hal mencurigakan. Laporan juga dapat disampaikan melalui layanan Call Center Polri 110 yang tersedia selama 24 jam.
Jurnalis: M Burhanudin Aslam
Editor: Sekar S
































