DEMAK, Lingkarjateng.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Demak menanggapi polemik penggantian Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Kabupaten Demak hingga kini masih menjadi perhatian publik.
Diketahui, jabatan Plt Ketua PSSI Demak kini dipegang Haris Kurniawan menggantikan Edi Sayudi. Penunjukan Haris sebagai Plt Ketua PSSI Demak tertuang dalam Surat Keputusan PSSI Jawa Tengah Nomor SKEP/12.AK/PSSI-JTG/V/2026.
Ketua KONI Demak, Suryo Hadi Wibowo, menegaskan bahwa pihaknya hanya menerima keputusan tersebut berdasarkan surat resmi yang diterbitkan oleh PSSI Jawa Tengah.
“Terkait dengan detailnya saya tidak begitu paham. Saya hanya dapat tembusan ada pemberhentian dan ada pengangkatan baru. Atas dasar dari itu, saya menerima surat SK tersebut untuk dijalankan roda organisasinya,” ujar Suryo kepada awak media, Senin, 11 Mei 2026.
Menurutnya, KONI Demak melihat persoalan tersebut dari sisi legalitas organisasi, di mana keputusan penunjukan Plt Ketua PSSI Demak merupakan kewenangan organisasi sepak bola di tingkat provinsi berdasarkan mandat dari pusat.
“Betul, kami melihatnya dari SK yang baru, karena memang keputusan dari pusat memberikan SK kepada provinsi dan kemudian dari provinsi menunjuk Mas Haris menjadi Plt Ketua PSSI Demak yang baru,” jelasnya.
Di tengah polemik yang berkembang, Suryo berharap kepengurusan baru PSSI Demak dapat segera melakukan konsolidasi internal agar roda organisasi di Kabupaten Demak tetap berjalan. Mengingat sebentar lagi Demak akan mengikuti ajang Porprov 2026.
Menurutnya, dunia olahraga membutuhkan proses panjang dan tidak bisa dibangun secara instan. Karena itu, stabilitas organisasi dinilai penting demi menjaga pembinaan atlet dan prestasi olahraga di daerah.
“Saya selalu mengimbau kepada pengurus yang baru terbentuk ini agar segera berkonsolidasi dan merapatkan barisan untuk persiapan-persiapan penting. Olahraga tidak bisa ditempuh dalam waktu singkat, tetapi harus diselenggarakan secara intens dan berkelanjutan, karena prestasi tidak bisa didapat secara instan,” katanya.
Suryo juga berharap PSSI Demak ke depan mampu melahirkan talenta-talenta lokal yang dapat membawa nama Kabupaten Demak di kancah sepak bola regional maupun nasional.
“Saya ingin PSSI Demak nantinya atlet-atlet asli Demak sendiri yang muncul dan meramaikan sepak bola Demak,” pungkasnya.
Sementara itu, polemik pergantian kepemimpinan di tubuh PSSI Demak masih menuai beragam tanggapan dari sejumlah pihak. Namun demikian, berbagai kalangan berharap dinamika organisasi tersebut tidak mengganggu proses pembinaan atlet dan kompetisi sepak bola di Kabupaten Demak.
Jurnalis: M. Burhanuddin Aslam
Editor: Rosyid
































