DEMAK, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak mendorong pemaksimalan potensi sektor pertanian melalui berbagai program dan sinergi lintas sektor.
Dalam rangka mendukung kelancaran musim tanam (MT) ketiga 2025, Pemkab Demak memberikan dukungan melalui penyediaan infrastruktur irigasi, distribusi pupuk hingga bantuan dari berbagai mitra, termasuk penyediaan alsintan.
“Kami ingin memastikan petani bisa menanam dengan semangat dan mendapat hasil maksimal,” kata Bupati Demak, Eisti’anah.
Pemkab Demak juga menjalin sinergi antara kelompok tani dan stakeholder agar produktivitas pertanian meningkat seiring tantangan perubahan iklim dan dinamika pertanian modern.
“Kami optimis Demak dapat menjadi daerah penyangga pangan nasional, karena sektor pertanian menunjukkan hasil produksi padi yang semakin baik,” ucapnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Demak, Agus Herawan, menambahkan bahwa keberhasilan MT-3 tahun ini didukung irigasi yang baik.
“MT-3 ini kita ada sekitar 5.000 hektare. Ini memang karena irigasi untuk pertanian tercukupi. Dan ini sebagian sudah panen dan nanti puncaknya akhir Oktober nanti,” ujarnya.
Salah satu petani, Mas’ud, mengatakan dengan irigasi lancar dan pupuk cukup produktivitas padi bisa maksimal.
“Alhamdulillah pupuk juga lancar. Tidak susah carinya. Jadi bisa tiga kali tahun ini,” ucapnya.
Dia memprediksi dua hektare lahan padinya bisa panen pertengahan Oktober.
“Semoga kalau tidak ada perubahan cuaca pertengahan Oktober sudah panen. Ada dua hektar. Kalau bagus harusnya bisa dapat 10-12 ton padi,” katanya.


Jurnalis: M. Burhanuddin Aslam
Editor: Ulfa

































