PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menggelar doa bersama menyambut pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Masjid Agung Al-Muhtarom Kajen, Senin sore, 14 Juni 2026.
Kegiatan ini dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan Sukirman, Ketua DPRD Abdul Munir, unsur Forkopimda, kepala OPD, ulama, tokoh agama, serta jamaah.
Dalam sambutannya, Sukirman mengajak masyarakat menjadikan momentum pergantian tahun Hijriah sebagai sarana muhasabah atau introspeksi diri, sekaligus memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Sebentar lagi kita akan meninggalkan tahun yang lama, yang tentu saja banyak sekali hal-hal yang telah kita lakukan. Tahun berjalan yang memang sudah kita lakukan menjadi introspeksi kita, menjadi renungan kita semua, yang tentu saja yang pertama adalah untuk memohon ampunan dosa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan meminta pertobatan dari kesalahan-kesalahan yang kita perbuat,” ujar Sukirman.
Ia menegaskan, pergantian tahun tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah. Memasuki tahun baru Hijriah, masyarakat diharapkan senantiasa memanjatkan doa agar diberikan keselamatan, kesehatan, dan keberkahan.
Selain itu, Sukirman juga memohon doa kepada para ulama agar masyarakat dan para pemimpin di Kabupaten Pekalongan selalu mendapat bimbingan dan perlindungan dari Allah SWT.
“Kita akan mengawali tahun dengan sama-sama berdoa meminta keselamatan dan tidak mengulang kesalahan-kesalahan yang telah kita lakukan pada tahun sebelumnya, sekaligus terus meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” katanya.
Ia juga berharap para pemimpin dan pemangku kebijakan, baik dari pemerintah daerah, DPRD, TNI maupun Polri, diberi kekuatan dalam menjalankan amanah serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menutup kegiatan tersebut, Sukirman kembali menekankan pentingnya doa dan komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik di tahun baru Hijriah.
“Semoga para pemimpin dan pemangku kebijakan di Kabupaten Pekalongan diberikan kekuatan untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, diberi keselamatan di dunia dan akhirat, istiqamah serta husnul khatimah dalam melayani dan bekerja untuk masyarakat Kabupaten Pekalongan,” tuturnya.
Sementara itu, Takmir Masjid Agung Al-Muhtarom KH Ahmad Muzaki menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya doa bersama yang rutin digelar setiap pergantian tahun Hijriah.
Menurutnya, akhir tahun merupakan waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi diri serta memohon ampunan atas segala kekurangan selama setahun terakhir.
“Semoga amal-amal baik yang telah kita lakukan selama tahun 1447 Hijriah diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan segala kekurangan serta kesalahan kita diampuni. Semoga kita semua diberikan kekuatan untuk menjalani tahun 1448 Hijriah dengan lebih baik lagi,” ungkapnya.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Rosyid

































