GROBOGAN, Lingkarjateng.id – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kabupaten Grobogan menerima dua ekor sapi kurban bantuan Presiden Prabowo. Masing-masing sapi berbobot lebih dari satu ton.
Dua sapi jumbo tersebut akan disalurkan ke lokasi berbeda sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat, termasuk wilayah terdampak bencana.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) Disnakkan Grobogan Andreas Iwan Suseno, menjelaskan satu sapi akan disembelih di desa yang sebelumnya terdampak banjir.
“Sapi bantuan Presiden untuk Provinsi Jawa Tengah akan dipotong di Dusun Wati, Desa Tinanding, Kecamatan Godong, dengan bobot sementara sekitar 1,1 ton,” jelas Andreas saat ditemui pada Senin, 11 Mei 2026.
Sementara satu sapi lainnya merupakan alokasi khusus Kabupaten Grobogan melalui Bupati Grobogan yang rencananya disalurkan ke Masjid Jabalul Khoir Simpang Lima Purwodadi.
“Untuk Grobogan, bobot sementara sapi sekitar 1,065 ton dan masih berpotensi bertambah hingga hari pemotongan,” tambahnya.
Andreas menerangkan, sapi untuk Kabupaten Grobogan berasal dari peternak di Desa Bandungharjo, Kecamatan Toroh, setelah melalui proses seleksi ketat oleh tim kesehatan hewan dan pemerintah daerah.
Menurut dia, kriteria utama sapi bantuan Presiden meliputi usia yang memenuhi syarat kurban, berat minimal satu ton, kondisi sehat, telah divaksin, serta lolos pemeriksaan menyeluruh.
“Pemilihan dilakukan sejak awal Mei setelah surat dari Sekretariat Presiden turun. Kami melakukan survei ke sejumlah kandidat, rapat, penimbangan, hingga akhirnya terpilih sapi terbaik,” bebernya.
Untuk proses penyembelihan, sapi bantuan Presiden bagi Masjid Jabalul Khoir akan dipotong di Rumah Potong Hewan (RPH) Getasrejo demi memastikan standar kesehatan dan distribusi daging yang optimal.
Rencananya, kedua sapi akan disembelih serentak pada Hari H Idul Adha, 27 Mei 2026.
Jurnalis: Fahtur Rohman
Editor: Sekar






























