DEMAK, Lingkarjateng.id – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Demak pada Rabu sore, 4 Maret 2026, menyebabkan belasan pohon tumbang serta merusak sejumlah bangunan dan tiang listrik di beberapa lokasi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak mencatat sedikitnya 18 laporan masuk terkait kejadian pohon tumbang yang tersebar di sejumlah titik.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Demak, Suprapto, mengatakan pohon tumbang terjadi akibat hujan lebat yang disertai angin kencang sehingga beberapa pohon besar di tepi jalan tidak mampu menahan terpaan angin.
“Berdasarkan laporan yang kami terima ada kisaran 18 pohon tumbang,” ujar Suprapto, saat dikonfirmasi, Kamis, 5 Maret 2026.
Setelah menerima laporan dari warga terkait pohon tumbang yang mengganggu akses jalan, petugas BPBD bersama unsur terkait serta warga setempat langsung melakukan evakuasi dan pembersihan.
Beberapa pohon yang tumbang sempat menutup akses jalan desa sehingga mengganggu aktivitas masyarakat. Namun, proses evakuasi dapat segera dilakukan oleh petugas bersama warga secara gotong royong.
“Petugas bersama unsur terkait dan warga gotong royong melakukan evakuasi pohon yang tumbang,” tuturnya.
Selain pohon tumbang, angin kencang juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan di wilayah Kecamatan Sayung.
Camat Sayung, Sukarman, mengatakan angin kencang merobohkan beberapa kios dan merusak warung milik warga di Desa Banjarsari.
“Ada tiga kios yang mengalami kerusakan hingga roboh. Satu warung milik warga juga rusak akibat angin kencang. Selain itu, terdapat tiga tiang listrik yang roboh,” kata Sukarman.
Meski menimbulkan kerusakan material di sejumlah lokasi, BPBD maupun pihak pemerintah kecamatan memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Jurnalis: M. Burhanuddin Aslam
Editor: Rosyid































