KUDUS, Lingkarjateng.id – Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap II tahun 2026 di Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, pada Rabu, 22 April 2026.
Sam’ani, menilai TMMD sebagai strategi efektif dalam mendorong akselerasi pembangunan, khususnya di daerah yang masih membutuhkan peningkatan infrastruktur dan fasilitas umum.
“TMMD ini menjadi langkah yang tepat untuk akselerasi pembangunan di daerah,” ujarnya.
Ia mengatakan bahwa selain fokus pada pembangunan fisik, program TMMD juga diarahkan untuk menjaga nilai-nilai dan identitas desa agar tetap terpelihara di tengah perkembangan zaman.
“Identitas desa tetap lestari,” tambahnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan TMMD di Desa Gondoharum akan berlangsung selama 30 hari dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, pemerintah daerah, hingga masyarakat setempat.
“TMMD yang dilakukan di Desa Gondoharum Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus akan dilakukan selama tiga puluh hari,” jelasnya.
Ia menyebut program tersebut didukung anggaran sebesar Rp593 juta yang dialokasikan untuk kegiatan pembangunan fisik serta pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu, Komandan Kodim 0722/Kudus, Yuusufa Allan Andriasie, menyampaikan bahwa sasaran fisik TMMD mencakup betonisasi jalan sepanjang 450 meter. Selain itu, kegiatan nonfisik juga dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas masyarakat.
Ia berharap program ini dapat memperlancar mobilitas warga sehingga berdampak pada peningkatan aktivitas ekonomi.
“Kita berharap agar mobilitas warga bisa menjadi lebih cepat, warga menjadi lebih bersemangat beraktivitas sehingga ekonomi meningkat,” ujarnya.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Rosyid
































