Kendal (lingkarjateng.id) – TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 Kodim 0715/Kendal di Desa Bringinsari Kecamatan Sukorejo, menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Jumat (1/5), progres pembangunan fisik di lokasi sasaran telah mencapai 25,4 persen.
Program kegiatan TMMD ini menjadi salah satu upaya dalam percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan, khususnya membuka akses yang selama ini terbatas maupun terisolir.
Sasaran utama TMMD ini berupa pembangunan jalan cor blok sepanjang 700 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 0,12 meter. Jalan tersebut menghubungkan akses antarwilayah desa untuk mempermudah mobilitas warga sehari-hari maupun distribusi hasil pertanian.
Selama proses pengerjaan para personel TNI, aparat pemerintah desa, serta masyarakat setempat saban hari bergotong royong. Puluhan warga turut membantu pengerjaan, mulai dari pengangkutan material hingga perataan jalan.
Dandim 0715/Kendal, Letkol Inf. Ade Sohali, mengatakan bahwa capaian progres tersebut merupakan hasil dari kerja sama lintas sektor yang berjalan dengan baik sejak awal pelaksanaan TMMD.
“Pencapaian 25,4 persen ini merupakan wujud nyata sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kami melihat semangat gotong royong masyarakat sangat tinggi, ini menjadi kunci utama percepatan pembangunan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pihaknya optimis seluruh target pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dengan hasil yang maksimal. Selain kualitas pembangunan, aspek kebermanfaatan bagi masyarakat juga menjadi perhatian utama.
“Kami tidak hanya mengejar target selesai, tetapi juga memastikan kualitas jalan yang dibangun benar-benar kuat dan tahan lama, sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” lanjutnya.
Antusiasme masyarakat Desa Bringinsari terlihat jelas selama pelaksanaan TMMD. Warga merasa program ini membawa dampak langsung terhadap kehidupan mereka, terutama dalam hal akses transportasi yang selama ini menjadi kendala.
Salah satu warga, Ahmad, mengaku senang dan menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran program tersebut di desanya. “Kami sangat senang dan terbantu dengan adanya TMMD ini,” ujarnya.
“Jalan ini sangat penting bagi kami, apalagi saat musim hujan biasanya sulit dilalui. Semoga pembangunannya cepat selesai agar aktivitas warga menjadi lebih lancar,” imbuhnya.
Tak hanya pembangunan fisik, TMMD juga memiliki sasaran nonfisik yang tidak kalah penting, seperti penyuluhan kepada masyarakat, peningkatan wawasan kebangsaan, serta penguatan hubungan antara TNI dan rakyat. ***
Jurnalis : Elza Nur Fauziah
Editor : Fian
































