KENDAL, Lingkarjateng.id – Si Gemoy dipilih sebagai sapi kurban Presiden RI Prabowo Subianto yang rencananya disembelih di salah satu masjid Desa Meteseh, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal pada Iduladha 2026
Sapi Gemoy jenis Simmental berbobot 1,1 ton ini dibeli Presiden Prabowo dari peternak Desa Margosari, Kecamatan Patebon, Nur Khozin dengan harga Rp122 juta.
Sapi berperawakan gemoy tersebut berusia empat tahun. Sapi tersebut telah dipelihara dan dirawat secara intensif oleh Nur Khozin sejak dua tahun lalu.
“Sapi ini saya beli dulu waktu umur dua tahun, belinya di Yogyakarta. Karena senang, saya rawat dengan baik sampai sekarang umur empat tahun,” kata pemilik Sapi Gemoy, Nur Khozin pada Jumat, 5 Mei 2026.
Nur Khozin menerangkan perawatan sapi gemoy miliknya memang berbeda dengan sapi-sapi yang ia jual.
“Perawatannya intensif, mandi dua kali, pakannya harus bergizi, vitamin juga rutin, pakai rempah-rempah seperri jahe, temulawak itu juga wajib minggu satu sekali,” terangnya.
Dia menyebut, usaha peternakan sapi miliknya sudah berjalan selama sepuluh tahun. Namun baru kali ini sapi miliknya mendapat kesempatan untuk dibeli dan dikurbankan oleh Presiden Prabowo.
“Saya juga baru punya sapi satu ton lebih ini ya baru kali ini. Kemarin paling besar bobotnya di kisaran 700 sampai 800 kwintal. Terus dari dinas kesini cek sapi gemoy ini dan akhirnya diputuskan untuk kurban Pak Presiden,” sambungnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat Rogojati, menyebut pihaknya mendapatkan arahan bahwa sapi kurban Presiden ini harus di beli dari peternak lokal.
“Jadi kita dilarang beli dari wilayah lain. Arahannya harus beli dari lokal. Kebetulan setelah kita survei ada di Margosari Patebon,” ungkapnya.
Jurnalis: Anik Kustiani































