KENDAL, Lingkarjateng.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 di Desa Bringinsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, resmi dimulai pada Rabu, 22 April 2026 kemarin. Hingga Kamis, 23 April 2026, pekerjaan fisik sudah dikebut dan progresnya tercatat mencapai 4,2 persen.
Program yang melibatkan personel TNI bersama masyarakat tersebut difokuskan pada pembangunan infrastruktur desa untuk meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan warga.
Di lapangan, kolaborasi antara TNI dan masyarakat terlihat melalui keterlibatan aktif warga dalam proses pengerjaan.
Komandan Kodim 0715/Kendal, Letkol Inf Bagus Setyawan, mengatakan pihaknya akan terus mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai tepat waktu.
“Meski progres saat ini baru mencapai 4,2 persen, kami optimis dengan sinergi antara TNI dan masyarakat, seluruh sasaran baik fisik maupun non fisik dapat diselesaikan tepat waktu. Kami terus mendorong percepatan pekerjaan dengan tetap mengedepankan kualitas hasil,” ujarnya.
Ia menambahkan, percepatan pekerjaan dilakukan tanpa mengabaikan standar kualitas agar hasil pembangunan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang oleh masyarakat.
Sementara itu, Kepala Desa Bringinsari, Bukhori, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program TMMD di wilayahnya.
Ia menilai kegiatan tersebut memberikan dampak positif, terutama dalam peningkatan infrastruktur dan perekonomian warga.
“Kami sangat berterima kasih kepada TNI, khususnya Kodim 0715/Kendal, yang telah membantu pembangunan di desa kami. Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses jalan dan perekonomian warga,” kata Bukhori.
“Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung dan berpartisipasi aktif,” pungkasnya.
































