DEMAK, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui program “Demang Ngantor Deso”. Program ini menjadi salah satu strategi jemput bola dengan menghadirkan berbagai layanan pemerintah langsung ke tingkat desa.
Bupati Demak, Eisti’anah, menjelaskan bahwa program tersebut melibatkan berbagai perangkat daerah agar pelayanan kepada masyarakat dapat lebih mudah diakses tanpa harus datang ke kantor pemerintahan.
“Pemkab Demak memiliki program Demang Ngantor Deso, dengan mengajak seluruh pelayanan yang ada di Pemkab untuk bisa lebih mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Alhamdulillah respons masyarakat baik, dan ini akan kami tingkatkan,” ujar Eisti’anah kepada wartawan saat hadir dalam kegiatan “Demang Ngantor Deso” di Desa Sumberejo, Kecamatan Mranggen, Rabu, 15 April 2026.
Ia menjelaskan program Demang Ngantor Deso merupakan inovasi pelayanan publik yang menghadirkan beragam layanan secara terpadu. Mulai dari administrasi kependudukan, perizinan usaha, hingga layanan perpajakan dan pemeriksaan produk UMKM, semuanya dapat diakses langsung oleh masyarakat di desa.
Menurutnya, kehadiran program ini bertujuan untuk mempercepat proses pelayanan, memperluas akses masyarakat terhadap layanan pemerintah, serta mendorong pemberdayaan ekonomi warga, khususnya di tingkat kecamatan.
Eisti’anah menilai dengan adanya layanan yang hadir lebih dekat, masyarakat tidak perlu lagi menempuh jarak jauh ke kantor pemerintahan. Hal ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi waktu dan biaya, sekaligus memberikan kemudahan dalam pengurusan berbagai kebutuhan administrasi.
Selain memberikan pelayanan, program ini juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan masukan secara langsung kepada pemerintah daerah.
“Sejumlah masukan tadi kami terima, dan akan kami evaluasi bersama pihak terkait untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang ada. Ini merupakan upaya jemput bola agar pelayanan lebih efektif, sekaligus menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan ke depan,” tambahnya.
Eisti’anah menuturkan, program ini juga sebagai bentuk implementasi dari program kecamatan berdaya yang diinisiasi oleh pemerintah provinsi Jawa Tengah.
Ke depan, program Demang Ngantor Deso akan terus diperluas. Pemkab Demak menargetkan pelaksanaan program ini dapat menjangkau delapan kecamatan sepanjang tahun ini.
“Insyaallah tahun ini ada delapan kecamatan. Ke depannya nanti semua kecamatan mendapat giliran,” tutupnya.
Jurnalis: M. Burhanuddin Aslam
Editor: Rosyid

































