BLORA, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten Blora menghibahkan lahan seluas 87.074 meter persegi di Desa Kamolan kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisanitek) pada Jumat, 12 Juni 2026
Hibah lahan tersebut akan dikelola Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) untuk keperluan studi luar kampus utama.
Bupati Blora, Arief Rohman, mengatakan hibah tersebut menjadi upaya investasi jangka panjang untuk peningkatan sumber daya manusia (SDM) dalam mencapai pendidikan. Ia menyebut jumlah warga yang berkuliah meningkat dari 60 ke 70 persen setelah UNY terbangun.
“Ini adalah investasi panjang Blora, untuk meningkatkan SDM kita. Kampus UNY harus bisa memajukan Blora dalam segala bidang! Bahkan kalau bisa, program Pascasarjana juga segera dibuka di Blora,” ujarnya.
Menurut Bupati Arief, pihak UNY telah menegaskan akan memaksimalkan lahan hibah yang diberikan Pemkab Blora.
“Tahun ini juga, proses perencanaan dan pembangunan PKSDU resmi digulirkan,” sambungnya.
UNY diproyeksikan membawa program studi strategis untuk Kabupaten Blora. Sehingga pembangunan kampus itu tidak hanya mengandalkan nama besar UNY, yang bersaing di antara 4.300 perguruan tinggi se-Indonesia.
“Yakni program studi Ilmu Keolahragaan, untuk mendongkrak prestasi atlet Blora yang mulai bersinar, Teknologi Informasi, serta rekomendasi emas dari Sekjen untuk membuka jurusan Pariwisata hingga Ketahanan Pangan,” terang Bupati.
Bupati menambahkan, investasi pendidikan diharapkan tidak hanya melahirkan sarjana dari Kabupaten Blora. Namun juga dapat menjadi pemicu pergerakan ekonomi lokal.
“(Kedepan) Blora tidak lagi sekadar menonton, Blora siap memimpin revolusi SDM,” imbuhnya. (Adv)
Jurnalis : Eko Wicaksono
Editor : Fian































