KENDAL, Lingkarjateng.id – Saatnya Kendal mendunia dibawah kepemimpinan Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari. Melalui persiapan Sister City dengan Sue Machi, Jepang, Kabupaten Kendal membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dibidang ekonomi, pendidikan dan kebudayaan.
Kerjasama lintas negara ini adalah langkah penting untuk memperkuat jejaring global sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di Kabupaten Kendal.
Salah satu kerjasama yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Kendal adalah terkait ekspor beras organik. Dimana Bupati Kendal menyatakan Pemkab Kendal diminta ekspor beras organik.
“Kita akan kerjasama melalui Sister City dengan Walikota Sue Machi, Jepang. Harapan kita nanti kita bisa mengekspor beras tetapi wajib beras organik,” terang Bupati Tika, Jumat, 3 Oktober 2025.
Ia menjelaskan, untuk menindaklanjuti kerjasama ini, Pemkab Kendal akan mendorong kelompok tani yang tertarik untuk menanam beras organik tersebut.
“Karena memang untuk ketersediaan beras organik di Kabupaten Kendal ini kan sangat minim sekali. Sehingga untuk mecukupinya kita harus mendorong petani untuk menanan padi secara organik,” imbuhnya.
Ketua Kelompok Tani Sari Mukti Desa Sidomukti, Danuri menuturkan, kelompok taninya mengaku berminat untuk melaksanakan tanam padi secara organik.
“Ibu bupati akan mengadakan pelatihan kaitannya dengan penanaman padi organik. Kami sangat berminat untuk menanam padi secara organik,” ujar Danuri.
Tekait tanam padi organik ini, menurut Danuri nantinya petani padi akan menggunakan pupuk organik untuk menghasilkan beras organik.
“Kalau aliran airnya tidak berpengaruh, cuma pupuknya harus organik tidak ada bahan kimia sama sekali, penyemprotan juga tidak boleh mengandung insektisida. Fan proses masa tanam padi organik ini lebih cepat,” ungkapnya.
Jurnalis: Anik Kustianti
Editor: Sekar S





























