REMBANG, Lingkarjateng.id – Pasar Mbrumbung sebagai salah satu destinasi wisata di Kabupaten Rembang terus dihidupkan untuk menjaga eksistensi pasar dan kegiatan perekonomiannya.
Menurut pengelola Pasar Mbrumbung, Suryadi, pasar ini memang berkomitmen untuk mengangkat kembali jajanan-jajanan tradisional yang mulai sulit ditemukan di masyarakat.
“Pasar Mbrumbung ciri khasnya itu menjual berbagai macam jajanan tradisional yang dulu ada di masyarakat, sekarang mulai hilang. Kita kembalikan lagi, contohnya getuk, grontol, dan lainnya. Pasar ini dari masyarakat, untuk masyarakat, dan oleh masyarakat,” jelasnya, Minggu, 29 Juni 2025.
Pasar ini rutin dibuka setiap hari namun pada Minggu, 29 Juni 2025 sore juga diramaikan acara panggung bakat dan wisuda Speak Up Class oleh Komunitas Rembangisme. Acara tersebut mengajak para generasi muda unjuk bakat, seperti menyanyi hingga public speaking.
Suryadi menjelaskan kerja sama Komunitas Rembangisme dalam menggelar berbagai kegiatan setiap beberapa bulan sekali sangat membantu meningkatkan jumlah pengunjung Pasar Mbrumbung.
“Pagelaran seperti ini dari IMMR yang dikepalai Mas Romi Adi. Biasanya digelar tiga bulan sekali. Dulu tiap bulan ada, tapi karena kondisi ekonomi, kini kita sesuaikan,” ujarnya.
Sementara itu Romi Adi selaku penggagas Rembangisme dan ketua pelaksana panggung bakat, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pelatihan public speaking yang ia gagas bersama komunitasnya.
“Panggung bakat ini ajang wisuda sekaligus unjuk kemampuan peserta Speak Up Class. Setiap empat bulan sekali kami gelar di Pasar Mbrumbung yang jadi mitra tetap sejak edisi pertama tahun 2024,” ungkap Romi.
Berbagai acara yang digelar di Pasar Mbrumbung ini juga berdampak pada perputaran ekonomi pedagang pasar. Manfaat itu setidaknya dirasakan salah satu penjual cenil dan es temu, Atoyo.
“Kalau ada event kayak gini pengunjung lebih banyak, otomatis penghasilan juga meningkat. Harapannya sih sering-sering ada acara seperti ini,” ucap Atoyo.
Sebagai informasi, Pasar Mbrumbung sebagai destinasi wisata berbasis komunitas ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Rembang khususnya Dinas Pariwisata.
Baru-baru ini, Pasar Mbrumbung meraih juara satu dalam lomba Pokdarwis di Purbalingga yang menunjukkan potensi besar untuk terus dikembangkan.
Jurnalis: Muhammad Faalih
Editor: Ulfa P





























