REMBANG, Lingkarjateng.id – Kondisi jalan rusak di Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang yang setiap hari dilalui kendaraan bertonase besar kembali menjadi sorotan. Kerusakan jalan yang telah berlangsung cukup lama itu dikeluhkan warga karena mengganggu aktivitas dan membahayakan pengguna jalan.
Menanggapi keluhan tersebut, Bupati Rembang Harno memastikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang akan segera menindaklanjuti aspirasi masyarakat dengan melakukan perbaikan jalan. Hal itu disampaikan Harno saat meninjau langsung kondisi ruas jalan yang menjadi akses penting bagi warga setempat, Kamis, 4 Juni 2026.
Menurut Harno, kerusakan jalan tersebut tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tapi juga berdampak pada kenyamanan warga yang tinggal di sekitar jalur tersebut.
Saat musim kemarau, debu yang beterbangan akibat lalu lalang truk sering kali mengganggu aktivitas sehari-hari. Sementara ketika musim penghujan, kondisi jalan berubah menjadi berlumpur dan licin sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.
“Ini kita menindaklanjuti usulan masyarakat Kecamatan Sale tentang jalan yang dilewati banyak truk. Di sini masih sangat buruk. Kalau musim panas itu beleduk (berdebu), kalau musim hujan seperti ini,” ujar Harno.
Ia menegaskan Pemkab Rembang memahami keresahan masyarakat dan berkomitmen untuk segera mencari solusi agar kondisi jalan dapat kembali layak dilalui. Dirinya menyebut Pemkab Rembang saat ini tengah menyiapkan langkah-langkah teknis untuk mempercepat pelaksanaan perbaikan.
“Kami memahami apa yang menjadi keluhan masyarakat. Karena itu Pemkab akan berusaha secepatnya untuk menindaklanjuti persoalan ini agar akses masyarakat menjadi lebih baik dan nyaman digunakan,” katanya.
Harno menargetkan proses perbaikan dapat mulai dilaksanakan pada akhir Juni mendatang, menyesuaikan dengan kesiapan teknis di lapangan.
“Maka dari itu Pemkab akan berusaha secepatnya, ya semoga bisa akhir bulan Juni atau berapa untuk menindaklanjuti ini,” pungkas Harno.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Sekar






























