JEPARA, Lingkarjateng.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Jepara mengawali masa bakti kepengurusan 2026-2031 dengan menggelar doa bersama di Sekretariat DPC PPP Jepara pada Rabu, 22 Juli 2026.
Doa bersama dilaksanakan usai diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP Nomor 0565/SK/DPP/C/VII/2026 tentang Susunan Kepengurusan DPC PPP Kabupaten Jepara Masa Bakti 2026–2031.
SK yang menetapkan Haizul Ma’arif sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Jepara tersebut diserahkan langsung oleh Ketua DPP PPP, Muhamad Mardiono, di Magelang pada 18 Juli 2026
Kegiatan doa bersama dihadiri Ketua DPC PPP Jepara, Sekretaris, Bendahara, jajaran pengurus harian, Majelis Pakar, Majelis Pertimbangan, hingga Majelis Syariah.
Acara diawali dengan pembacaan manaqib, tahlil, dan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar memohon keberkahan serta kelancaran dalam mengemban amanah kepengurusan lima tahun ke depan.
Dalam sambutannya, Ketua DPC PPP Jepara yang akrab disapa Gus Haiz mengajak seluruh kader untuk mengakhiri berbagai perbedaan yang muncul selama proses pembentukan kepengurusan.
Menurutnya, saat ini yang dibutuhkan adalah kebersamaan dan kerja kolektif demi membesarkan partai.
“Kini saatnya kita membuka lembaran baru. Tidak ada lagi perbedaan ataupun kelompok-kelompok. Semua harus bersatu dalam satu barisan untuk memperkuat PPP Jepara. Dengan semangat persaudaraan dan gotong royong, kami yakin PPP akan semakin kuat dan mampu meraih hasil maksimal pada Pemilu mendatang,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris DPC PPP Jepara, Agus Sutisna, mengatakan pihaknya akan segera menjalankan konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan dan desa.
“Konsolidasi menjadi prioritas kami. Mesin partai harus bergerak bersama, memperkuat komunikasi antarstruktur, menyamakan visi, serta menyiapkan program kerja yang berpihak kepada masyarakat. Soliditas adalah fondasi utama menghadapi kontestasi politik ke depan,” ujarnya.
Bendahara DPC PPP Jepara, Lusiana Afrianti, menilai kepengurusan baru juga harus menjadi ruang yang lebih terbuka bagi keterlibatan perempuan dalam membangun kekuatan partai.
“Perempuan memiliki kontribusi besar dalam membangun organisasi. Kami ingin PPP Jepara menjadi rumah bersama yang inklusif, sehingga seluruh kader, baik laki-laki maupun perempuan, dapat berperan aktif memperluas dukungan masyarakat dan bersama-sama mengantarkan PPP menuju kemenangan,” katanya.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Rosyid






























