KENDAL, Lingkarjateng.id – Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 22 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kendal. Pelantikan berlangsung di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Kamis, 3 September 2026.
Dari 22 pejabat yang dilantik tersebut, lima pejabat tetap menduduki jabatan yang sama, sementara 17 pejabat lainnya mengalami rotasi ke sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemkab Kendal.
Dalam arahannya, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menekankan pentingnya bagi para pejabat yang baru dilantik untuk segera membangun soliditas internal serta membentuk tim kerja yang solid di masing-masing perangkat daerah.
“Bangun soliditas internal dan bangun tim yang solid,” pesan Bupati.
Menurutnya, rotasi dan penataan jabatan bukan sekadar pergantian posisi, tapi harus diikuti dengan peningkatan kinerja dan kemampuan organisasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Karena itu, ia meminta para pejabat untuk membangun koordinasi dan komunikasi baik di internal organisasi maupun dengan perangkat daerah lainnya. Ia meyakini bahwa kekompakan tersebut penting agar berbagai program pemerintah dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
Bupati juga meminta jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama untuk menjadikan peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai salah satu prioritas utama.
“Tingkatkan kualitas pelayanan publik,” tegasnya.
Bupati berharap roda pemerintahan Kabupaten Kendal semakin solid, profesional dan responsif. Ia juga menekankan kepada para pejabat agar mampu menerjemahkan visi dan kebijakan kepala daerah ke dalam program kerja yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kendal.
Adapun lima pejabat tinggi pratama yang masih menduduki jabatan seperti sebelumnya, yakni:
1. Wiwit Andariyono, Asisten Perekonomian
2. Sudaryanto, Kepala PUPR
3. Bambang Joko Pitono, Satpol PP dan Damkar
4. Pandu Rapriat Rogojati Kepala Dinas Pertanian da Pangan
5. Hudi Sambodo Disperkim
Sementara pejabat tinggi pratama yang dilakukan pergeseran adalah
1. Cicik Sulastri, dari Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja menjadi Inspektur Daerah Kendal.
2. Ardhi Prasetya, dari Kepala Diskominfo menjadi Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja.
3. Ferinando Rad Bonay, dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjadi Kepala Dinas Kesehatan Daerah.
4. Yanuar Fatoni, dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermasdes) menjadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
5. Alfebian Yulando, dari Kepala Kesbangpol menjadi Kepala Dispermasdes.
6. Anwar Hariyono, dari Sekretaris DPRD menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.
7. Muhammad Nur Hasim, dari Kepala Dinas Perkim menjadi Sekretaris DPRD Kendal.
8. Achmad Ircham Chalid, dari Kepala Disporapar menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kendal.
9. Mardi Eddy Susilo, dari Kepala BPKAD menjadi Kepala Disporapar.
10. Abdul Wahab, dari Kepala Bapenda menjadi Kepala BPKAD.
11. Anang Widiasmoro, dari Kepala DPMPTSP menjadi Kepala Bapenda.
12. Izzudin Latif, dari Kepala Bapperida menjadi Kepala DPMPTSP.
13. Wahyu Yusuf Ahmadi, dari Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan menjadi Kepala Bapperida.
14. Muhammad Eko, dari Kepala Dinas Perhubungan menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Perekonomian dan Pembangunan.
15. Muntaha, dari Kepala Dinas Sosial menjadi Asisten Administrasi Umum Setda Kendal.
16. Albertus Hendri Setiawan, dari Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB, PP dan PA menjadi Kepala Dinas Sosial.
17. Abdul Basir, dari Kepala BKPSDM menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Sekar
































