KENDAL, Lingkarjateng.id – Sebanyak 248 atlet pelajar Kabupaten Kendal siap bertarung membawa nama daerah dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah 2026. Mereka akan berlaga pada 21 cabang olahraga (cabor), dengan didampingi 56 pelatih dan sembilan pendamping.
Tak hanya menjadi peserta, Kendal juga mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah pelaksanaan pertandingan dua cabor, yakni balap sepeda dan taekwondo.
Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kendal, Achmad Ircham Chalid melalui Plt Sekretaris Dinas, Zen Yukri Iswandaru, mengatakan pihaknya telah mempersiapkan venue untuk pertandingan balap sepeda dan taekwondo.
“Untuk cabor balap sepeda dilaksanakan di Kebun Cengkeh, Selokaton, Banaran, Sukorejo, dan cabor taekwondo digelar di Kendal Sport Center, Kompleks Stadion Utama Kendal,” ujarnya.
Menurut Zen, sebagai tuan rumah pelaksanaan POPDA, Disporapar Kendal secara khusus bertugas menyiapkan venue pertandingan.
“Untuk fasilitas seperti penginapan selama di Kendal menjadi tanggung jawab masing-masing kontingen kabupaten maupun kota se-Jateng,” jelasnya.
Zen menambahkan, untuk perizinan, keamanan, kesehatan, serta kebutuhan pelaksanaan pertandingan, seluruhnya dikoordinasikan oleh Dispora Provinsi Jawa Tengah bersama Pengprov Sepeda dan Taekwondo Jateng, serta bekerja sama dengan Pengkab Sepeda maupun Taekwondo Kabupaten Kendal.
Sementara POPDA Jateng 2026 telah resmi dibuka Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam upacara pembukaan di GOR Bola Voli Indoor Jatidiri Semarang, Selasa, 1 September 2026. Pembukaan tersebut diikuti sekitar 700 atlet pelajar dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah sekaligus Ketua Panitia POPDA Jateng 2026, Aria Chandra Destianto, dalam laporannya menyampaikan, POPDA berlangsung 2-6 September 2026 dan diikuti atlet dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Tahun ini terdapat 23 cabor yang dipertandingkan, yakni angkat besi, atletik, balap sepeda, bola basket, bola voli pantai, bulu tangkis, dayung, gulat, judo, karate, menembak, panahan, panjat tebing, pencak silat, renang, sepak takraw, taekwondo, tenis lapangan, tenis meja, tinju, wushu, senam, dan sepak bola.
Dari 23 cabor tersebut, kontingen Kendal mengikuti 21 cabor, tidak termasuk senam dan sepak bola.
Sebelumnya dalam sambutannya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta seluruh atlet pelajar menjadikan POPDA menjunjung tinggi sportivitas.
“Saya meminta kepada seluruh atlet pelajar dari seluruh kabupaten atau kota, untuk bertanding secara maksimal namun tetap mengedepankan nilai kejujuran dan sportivitas di setiap cabang olahraga,” tandasnya.
Luthfi menegaskan, POPDA tidak sekadar menjadi arena perebutan medali. Ajang tersebut menjadi bagian penting dalam proses pencarian dan pembinaan bibit-bibit atlet muda potensial untuk menjaga kesinambungan prestasi olahraga Jawa Tengah di tingkat nasional maupun internasional. (Adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Sekar
































