SEMARANG, Lingkarjateng.id – DPRD Kota Semarang menyoroti pelaksanaan proyek drainase dan penataan taman di kawasan Simpang Lima yang berbarengan dengan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional pada 12 September 2026.
Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Dini Inayati, mengatakan keberadaan proyek di salah satu kawasan utama kota semestinya sudah diperhitungkan sejak perencanaan. Meski demikian, ia menilai pekerjaan tetap perlu dilanjutkan karena berkaitan dengan penanganan banjir dan penataan kawasan.
“Proyek drainase dan penataan taman di Simpang Lima ini sudah dianggarkan sejak 2025 untuk dilaksanakan tahun 2026. Ini proyek vital penanganan banjir sekaligus pembenahan wajah Kota Semarang, jadi memang tidak bisa ditunda,” katanya, Selasa, 1 September 2026.
Dini meminta Pemkot Semarang memastikan kawasan proyek tetap terlihat rapi selama MTQ berlangsung. Ribuan kafilah dan tamu dari berbagai daerah diperkirakan hadir sehingga kondisi Simpang Lima akan turut menjadi bagian dari wajah Kota Semarang.
“Jangan sampai material proyek yang terhampar acak memberi kesan kotor dan mencoreng citra daerah di mata ribuan kafilah serta tamu undangan,” ujarnya.
Faktor keselamatan juga menjadi perhatian. Menurut Dini, galian drainase dan area pekerjaan yang terbuka harus diamankan agar tidak membahayakan peserta maupun masyarakat yang mendatangi lokasi.
“Keselamatan bagi warga dan peserta MTQ yang akan datang ke Simpang Lima harus diperhatikan. Pemkot harus fokus ke situ, misalnya ada barikade khusus di sekitar lokasi proyek atau penerangan tambahan,” tegasnya.
Selain pengamanan fisik, pemerintah diminta menyiapkan langkah menghadapi potensi hujan. Sistem pembuangan sementara harus dipastikan mampu mengantisipasi munculnya genangan di sekitar lokasi acara.
“Jalur pembuangan air darurat harus dipastikan berfungsi agar genangan tidak mengganggu jalannya acara utama jika hujan turun,” katanya.
Dini turut meminta penataan pedagang kaki lima (PKL) dilakukan secara terukur selama rangkaian MTQ. Menurutnya, kedatangan peserta dan tamu dari berbagai daerah dapat menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan pendapatan.
“Penataan PKL juga harus dipikirkan dengan baik. Ini momen para PKL mremo karena event nasional dan akan banyak orang datang ke Semarang. Ini jadi kesempatan mendongkrak ekonomi di Semarang. Jangan sampai mereka terlantar,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan potensi kepadatan kendaraan di sekitar Simpang Lima. Karena itu, Dinas Perhubungan bersama Satlantas Polrestabes Semarang diminta menyiapkan rekayasa lalu lintas, termasuk lokasi parkir sementara serta jalur khusus kendaraan darurat.
“Eksekutif, baik Ibu Wali Kota, Pak Sekda, hingga OPD terkait kan sudah tahu bahwa ada proyek drainase dan taman di 2026 ini. Harusnya ada koordinasi yang lebih matang sejak awal,” katanya.
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Suwarto, mengatakan pengerjaan proyek akan ditutup rapat selama pelaksanaan MTQ Nasional berlangsung.
Menurutnya, proyek penataan drainase Simpang Lima tetap berlangsung sesuai kontrak hingga akhir Desember 2026.
“Proyek drainase Simpang Lima ini masa pengerjaannya memang lama, sampai akhir Desember. Karena itu, saat pelaksanaan MTQ nanti area pengerjaan proyek akan kita tutup rapat seluruhnya,” katanya.
Ia menyebut penutupan tidak hanya diterapkan pada pekerjaan drainase. Proyek penataan taman di kawasan Simpang Lima yang berada di bawah kewenangan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) juga akan mendapat perlakuan serupa.
“Bukan hanya pekerjaan drainase DPU, tetapi juga proyek penataan taman di sekeliling Simpang Lima. Semuanya akan kita tutup agar tidak mengganggu pelaksanaan MTQ,” ujarnya.
Untuk mencegah masyarakat memasuki area konstruksi, pihaknya memasang pembatas mengelilingi lokasi pekerjaan dan memperketat pengawasan.
“Untuk keamanan, area konstruksi kita beri pembatas rapat yang tidak bisa diterobos warga. Pengawasan di lapangan juga akan kita tingkatkan,” tegasnya.
Jurnalis: Lingkar Network/Syahril Muadz
Editor: Muslichul Basid






























