PURWOKERTO, Lingkarjateng.id – PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Purwokerto turut berkontribusi kepada masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Rumah Baca Purnama.
Rumah Baca Purnama merupakan ruang belajar dan pemberdayaan masyarakat yang dikembangkan untuk memperluas akses terhadap literasi, edukasi, serta peningkatan keterampilan.
Program ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian PLN terhadap masyarakat dalam memperingati Hari Pelanggan Nasional yang diperingati setiap tanggal 4 September.
Program Rumah Baca Purnama kini dipersiapkan untuk mengikuti ENSIA Award 2026 sebagai bagian dari upaya PLN mengevaluasi sekaligus memperkuat kualitas program TJSL agar semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat, memiliki dampak yang terukur, dan mampu memberikan manfaat secara berkelanjutan.
General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah, Amiruddin, mengatakan bahwa semangat Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum bagi PLN untuk terus melihat pelayanan secara lebih luas, termasuk bagaimana kehadiran perusahaan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Bagi kami, pelayanan kepada pelanggan bukan hanya tentang memastikan listrik tetap andal, tetapi juga bagaimana kehadiran PLN dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Melalui Rumah Baca Purnama, PLN ingin menghadirkan ruang yang dapat mendukung masyarakat untuk belajar, mengembangkan keterampilan, dan memperoleh edukasi yang relevan dengan kebutuhan mereka,” ujar Amiruddin, Jumat, 4 September 2026.
Rumah Baca Purnama tidak hanya menyediakan ruang untuk membaca dan belajar, tetapi juga menjadi wadah pengembangan kapasitas masyarakat melalui berbagai kegiatan edukatif.
Sejumlah pelatihan soft skill telah dilaksanakan di Rumah Baca Purnama, antara lain pelatihan videografi, penulisan cerpen, pengolahan limbah rumah tangga, serta desain grafis.
Selain itu, Rumah Baca Purnama turut menjadi pusat edukasi ketenagalistrikan bagi masyarakat. Edukasi diberikan untuk meningkatkan pemahaman mengenai penggunaan listrik yang aman dan nyaman, termasuk memberikan pemahaman mengenai aspek keselamatan di sekitar jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) dan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET).
Manager PLN UPT Purwokerto, Khusnul Khotimah, menjelaskan bahwa kesiapan program dibangun melalui tata kelola yang baik, pelibatan penerima manfaat, serta pengendalian pelaksanaan kegiatan secara konsisten.
“Secara operasional, kami memastikan Rumah Baca Purnama berjalan melalui pendampingan terstruktur, pemantauan berkala, dan dokumentasi capaian yang dapat dipertanggungjawabkan. Langkah ini penting agar program tidak berhenti pada pemberian bantuan, melainkan tumbuh menjadi ekosistem pembelajaran yang memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Khusnul.
Melalui Rumah Baca Purnama, PLN UPT Purwokerto menegaskan bahwa semangat Hari Pelanggan Nasional tidak berhenti pada peningkatan kualitas layanan kelistrikan. Semangat tersebut diterjemahkan pula melalui kontribusi nyata untuk membangun masyarakat yang lebih berdaya, berpengetahuan, dan memiliki kesempatan untuk berkembang.
Karena bagi PLN, pelayanan terbaik bukan hanya menghadirkan listrik yang andal, tetapi juga menghadirkan manfaat yang terus tumbuh bersama masyarakat. (adv)
Editor: Ulfa































