JEPARA, Lingkarjateng.id – Teater Jaten Batang sukses memberikan suguhan pementasan dengan naskah LENG karya Bambang Widoyo SP di Gedung Kesenian Daerah Jepara pada Sabtu malam, 9 Agustus 2025.
Riuh tepuk tangan dari para penonton bergemuruh saat teater asal Kabupaten Batang itu sukses membawakan naskah LENG dengan elegan.
Pimpinan Produksi Sekaligus Aktor Teater Jaten Batang, Muluq, mengatakan bahwa pertunjukan ini mengangkat tema Ngiteri Telung Panggon, yang diadakan di tiga kota di Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Batang, Tegal, dan Jepara.
“Pementasan kali ini juga bertepatan dengan usia ke-10 teater Jaten Batang yang berdiri sejak 2015,” katanya saat ditemui usai pementasan.
Muluq menjelaskan bahwa alasan pengangkatan naskah LENG di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 teater Jaten Batang karena relevan dengan kondisi saat ini.
“Naskah LENG ini menceritakan tentang kondisi sosial masyarakat miskin yang tergusur dengan adanya perkembangan pabrik,” katanya.
“Di situ disimpulkan bahwa orang-orang pinggiran yang hidup di tengah makam Kyai Batal di mana makam itu identik dengan tempat istirahatnya orang-orang mati, ingin mendapatkan rasa tentram. Namun bukannya rasa tentram yang didapatkan, malah rasa kekhawatiran akan adanya penggusuran untuk pengembangan pabrik,” sambungnya.
Menurutnya, naskah LENG juga sangat relevan dengan kondisi sosial sekarang, yang saat ini masih marak gesekan antara pemerintah dengan masyarakat bawah yang mungkin tiap kota atau daerah memiliki persoalan yang sama.
“Jadi naskah ini sangat tepat untuk dipentaskan pada saat ini,” katanya.
Pihaknya berharap penyelenggaraan pentas di tiga kota tersebut dapat menjadi media dakwah atau syiar yang menyentuh para penonton.
“Karena bagi kami pentas ini adalah bentuk mimbar kami untuk menyuarakan kegelisahan kami, tentunya harapannya siapa pun yang mendengar dan menonton bisa mengerti akan kondisi saat ini,” pungkasnya.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Rosyid






























