KENDAL, Lingkarjateng.id – Volume sampah di Kabupaten Kendal mengalami peningkatan signifikan selama momentum libur Idul Fitri tahun ini. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kendal mencatat hingga H+2 lebaran, kenaikan volume sampah mencapai sekitar 30 persen dibandingkan hari biasa.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup melalui Sekretaris DLH Kendal, Syaiful Huda, menyebutkan lonjakan sampah tersebut dipicu meningkatnya aktivitas masyarakat, mulai dari tradisi mudik, silaturahmi, hingga konsumsi rumah tangga yang lebih tinggi selama perayaan lebaran.
“Berdasarkan pantauan dari semua TPS, hingga lebaran hari kedua ada peningkatan volume sampah sekitar 30 persen,” kata Huda, Senin, 23 Maret 2026.
Ia mengatakan, pihaknya terus mengerahkan petugas kebersihan untuk menangani peningkatan volume sampah selama libur Hari Raya Idul Fitri. Menurutnya, langkah ini dilakukan guna menjaga kebersihan lingkungan di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat.
Selain itu, DLH juga mengoptimalkan armada pengangkut sampah agar proses pembersihan berjalan lancar. Beberapa lokasi seperti pasar tradisional, tempat wisata, dan jalur mudik menjadi prioritas penanganan.
“Petugas kami tetap bekerja maksimal selama libur Lebaran. Pengangkutan sampah dilakukan lebih sering agar tidak terjadi penumpukan,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di fasilitas umum, tempat wisata, dan lingkungan permukiman. Kesadaran bersama dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga kebersihan selama masa libur Lebaran.
“Kami mengajak masyarakat untuk dapat memilah dan mengelola sampah mulai dari rumah tangga sehingga volume sampah yang meningkat selama Lebaran tetap dapat terkendali,” pesannya.
Huda juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kendal menjaga kebersihan lingkungan, sehingga suasana Idul Fitri tidak hanya menjadi momen penuh kebahagiaan, tetapi juga tetap nyaman, sehat, dan asri bagi seluruh masyarakat.
“Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir batin. Mari kita jaga lingkungan kita agar bersih, sehat dan nyaman dengan tidak membuang sampah sembarangan, serta memilah dan mengelola sampah dengan baik,” pungkasnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Rosyid































