Kendal (lingkarjateng.id) – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Margorejo, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal berhasil memanfaatkan momentum Idul adha dengan mengembangkan unit usaha peternakan hewan kurban.
Langkah tersebut terbukti mampu menarik minat masyarakat, bahkan menjadi satu-satunya BUMDes yang secara khusus menjual hewan kurban.
“BUMDes Soneta Desa Margorejo ini memiliki usaha budidaya ternak sapi maupun domba, termasuk menjual hewan kurban,” kata Kepala Desa Margorejo, Suyoto, Jumat (15/5/2026).
“Kita juga ada titipan sapi Simental Cross dari pejabat yang harapannya tahun depan menjadi sapi kurban Pak Presiden,” imbuh Suyoto yang juga Ketua Paguyuban Kades Bahurekso ini.
“Dan di Iduladha ini kita berbagai jenis hewan kurban, sapi ada, kambing juga ada,” lanjut dia.
Suyoto menyebut, menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, puluhan ekor sapi dan domba yang disiapkan BUMDes Margorejo sebagian sudah laku terjual.
“Harapannya usaha peternakan BUMDes desa kami ini ke depan lebih berkembang lagi. Kami berharap Ibu Bupati, Forkopimda dan para pejabat di Kendal ikut mendukung usaha ini dengan membeli hewan kurban di BUMDes kami,” harapnya.
Ia mengungkapkan, usaha peternakan ini bisa menjadi salah satu inovasi desa dalam meningkatkan pendapatan desa sekaligus memberdayakan peternak lokal.
“Kemarin beli itu total Rp 75 juta sudah untung Rp 9 juta. Alhamdulillah keberadaan BUMDes ini dapat menyokong pendapatan asli desa,” ungkapnya.
Dai juga menegaskan, pengembangan unit usaha peternakan ini menjadi upaya Desa Margorejo dalam menggali potensi ekonomi lokal dan memperkuat kemandirian desa.
Pengelola BUMDes Soneta Desa Margorejo, Agus mengatakan, di momen Iduladha tahun ini setidaknya ada 13 sapi yang sudah terjual.
“Biasanya sampai hari H kita bisa menjual sekitar 30 an sapi. Harga kisaran mulai Rp 18 juta sampai Rp 38 juta. Yang beli kebanyakan dari luar daerah seperti Cibinong, Bogor,” ucapnya.***
Jurnalis : Anik Kustiani
Editor : Fian



























