JEPARA, Lingkarjateng.id – Jalan penghubung antardukuh yang dibangun melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2025 oleh Kodim 0719/Jepara di Desa Bungu, Kecamatan Mayong, kini telah menunjukkan hasil yang signifikan.
Pembangunan infrastruktur jalan ini menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD sebagai upaya mendukung kelancaran mobilitas warga, mempermudah akses antarwilayah, dan membuka potensi ekonomi di desa.
Hasil kerja keras tersebut tak lepas dari kolaborasi solid antara TNI dan masyarakat setempat. Semangat gotong royong dan sinergi yang epik menjadi kunci suksesnya pembangunan jalan yang selama ini sangat dinantikan warga.
Komandan Kodim 0719/Jepara, Letkol Arm Khoirul Cahyadi, menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat Desa Bungu dalam pelaksanaan program TMMD.
“Ini bukan semata-mata proyek TNI, tetapi proyek bersama. Masyarakat ikut turun tangan, gotong royong, bahu-membahu dengan prajurit di lapangan. Hasilnya kini mulai terlihat nyata,” katanya di Jepara pada Jumat, 8 Agustus 2025.
Ia menjelaskan bahwa jalan yang sebelumnya berupa jalur tanah sulit dilalui, khususnya saat musim hujan, kini sudah diratakan dan diperkeras.
Beberapa titik bahkan sudah memasuki tahap finishing yang diharapkan akan rampung tepat waktu sebelum penutupan TMMD.
Sementara itu, Kepala Desa Bungu, Hartoyo, menyebut pembangunan jalan penghubung antardukuh akan sangat berdampak positif terhadap kehidupan warga.
“Jalan ini menghubungkan Dukuh Beto dengan Dukuh Nganjir di Desa Bungu. Dulu kalau hujan, aksesnya becek dan susah dilalui. Sekarang alhamdulillah sudah jauh lebih baik. Kami sangat berterima kasih kepada TNI,” ujarnya.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Rosyid






























