Kendal (lingkarjateng.id) – Membangun kesadaran generasi muda terhadap bahaya HIV dan penyalahgunaan narkoba terus digencarkan oleh berbagai pihak.
Seperti yang dilakukan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kendal melalui seminar edukasi kesehatan bagi remaja dan kaum ibu, dengan diikuti ratusan peserta dari kalangan pelajar SMA dan SMK, khususnya siswa kelas XI, serta masyarakat umum.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pertemuan Universitas Muhammadiyah Kendal Batang (UMKABA), Sabtu (9/5) tersebut, menghadirkan dokter spesialis penyakit dalam dari RSI Aisyiyah Kendal, dr. Reza Rahman, bersama narasumber dari BNN Kendal, Sapto Nugroho.
Tak hanya mendapatkan materi edukasi, para peserta juga memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan panitia. Pemeriksaan meliputi cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga konsultasi kesehatan sebagai langkah deteksi dini berbagai penyakit.
Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kendal, Alif Khoirotul Ulfa, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberi pemahaman sejak dini mengenai bahaya HIV, narkoba, dan kanker payudara, terutama kepada generasi muda yang kini menghadapi tantangan besar di era digital.
Menurutnya, derasnya arus informasi dan pengaruh lingkungan membuat remaja rentan terhadap perilaku berisiko apabila tidak dibekali pengetahuan yang cukup.
“Remaja saat ini perlu memiliki pemahaman yang baik agar mampu menjaga diri dan tidak mudah terpengaruh pergaulan negatif maupun penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
Materi mengenai HIV dan kesehatan reproduksi mendapat perhatian besar dari peserta. Banyak siswa terlihat aktif mengajukan pertanyaan seputar cara penularan HIV, pola hidup sehat, hingga langkah pencegahan penyalahgunaan narkotika.
Salah satu peserta, Almira, siswi SMK Muhammadiyah 2 Boja, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru dari seminar tersebut. Ia menilai edukasi seperti ini penting karena remaja sering kali terpapar berbagai informasi dari media sosial tanpa memahami dampak negatifnya.
“Seminar ini membuat saya lebih paham bagaimana menjaga diri dan menjauhi pergaulan yang bisa merugikan masa depan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kendal, Ikhsan Intizam mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai seminar edukasi kesehatan sangat penting karena membantu masyarakat memahami gejala penyakit serta meningkatkan kesadaran hidup sehat.
Ia berharap para peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari dan turut menyebarkan informasi positif di lingkungan masing-masing.
Melalui kegiatan tersebut, Nasyiatul Aisyiyah Kendal berharap lahir generasi muda yang lebih peduli terhadap kesehatan, memiliki pemahaman tentang risiko HIV dan narkoba, serta mampu menjaga diri dari perilaku yang membahayakan masa depan mereka. ***
Jurnalis : Elza Nur Fauziah
Editor : Fian































