KENDAL, Lingkarjateng.id – Taman Garuda, salah satu ikon ruang terbuka hijau (RTH) di Kabupaten Kendal, menjadi sasaran aksi peduli lingkungan oleh komunitas Jejak Bumi.
Berlokasi strategis di depan Alun-alun Kendal dan di jalur utama Pantura, taman ini dikenal sebagai tempat rekreasi keluarga, pusat kuliner malam, dan area bermain anak-anak. Sayangnya, kondisi kebersihannya memprihatinkan.
Melihat minimnya kesadaran sebagian pedagang dan pengunjung dalam menjaga kebersihan, komunitas Jejak Bumi mengambil inisiatif menggelar aksi bersih-bersih di kawasan tersebut.
“Taman ini berada di tengah kota dan di jalur Pantura dan berada di depan alun-alun, kami malu (kondisinya kotor, red.), makanya kami agendakan untuk membersihkannya,” ujar Ketua Jejak Bumi, Bintang Yudha Daneswara, Minggu, 29 Juni 2025.
Aksi bersih-bersih dimulai dari area Patung Garuda, simbol utama taman yang telah lama tidak dibersihkan. Kegiatan dilanjutkan ke seluruh area taman, termasuk selasar, trotoar, dan area bermain anak.
Pembina Jejak Bumi, Murdoko, yang juga suami Bupati Kendal, turut hadir dalam kegiatan ini. Ia menyayangkan kondisi Taman Garuda yang berdada di tengah kota tapi kurang terawat.
“Ini merupakan taman kelima yang kami bersihkan dan akan kami teruskan ke semua taman yang ada di Kendal,” katanya.
Jurnalis: Unggul Priambodo
Editor: Rosyid
































