PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan senilai Rp134.905.150 kepada warga terdampak banjir di Kota Pekalongan, Kamis, 26 Maret 2026. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat meninjau tanggul jebol di wilayah Pabean, Kelurahan Padukuhan Kraton, Kecamatan Pekalongan Utara.
Bantuan yang diberikan meliputi logistik makanan dan non-makanan, obat-obatan, hingga perlengkapan sekolah. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan warga sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap dampak bencana.
Dalam kunjungan itu, Gubernur didampingi Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid, Wakil Wali Kota Balgis Diab, Plt Bupati Pekalongan Sukirman, serta jajaran Forkopimda dan perangkat daerah terkait dari tingkat provinsi hingga kota.
Selain menyerahkan bantuan, Gubernur juga memastikan penanganan tanggul jebol akan dilakukan secara bertahap melalui kolaborasi lintas pemerintahan. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota agar penanganan banjir berjalan efektif.
“Pemerintah kabupaten dan kota harus memperkuat kolaborasi. Pemerintah provinsi telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp37 miliar untuk penanganan tahun ini dan Rp700 miliar untuk tahun depan. Anggaran tersebut akan kita optimalkan,” ujarnya.
Dana tersebut akan difokuskan pada perbaikan infrastruktur, termasuk tanggul serta akses jalan di sejumlah titik terdampak seperti kawasan Randu Jajar.
Menurutnya, intervensi lintas wilayah menjadi kunci percepatan penanganan banjir yang kerap melanda kawasan pesisir Pekalongan. Pemerintah provinsi, lanjutnya, hadir untuk memastikan seluruh persoalan dapat tertangani secara menyeluruh.
Gubernur berharap upaya perbaikan yang dilakukan segera memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama menjelang arus mudik dan balik Idul Fitri.
“Kita tidak ingin masyarakat terdampak bencana pada momentum penting seperti ini. Ini adalah tanggung jawab bersama untuk hadir dan memberikan solusi bagi masyarakat,” pungkasnya.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Sekar S

































