PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Antusiasme masyarakat Kabupaten Pekalongan dalam mengikuti rekrutmen mitra statistik tambahan untuk Sensus Ekonomi 2026 menunjukkan angka yang signifikan. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pekalongan mencatat sebanyak 1.826 orang mendaftar selama periode 8–14 Mei 2026.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.419 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak melanjutkan ke tahap berikutnya, yakni tes kompetensi yang digelar pada 15–16 Mei 2026 serta wawancara pada 18–19 Mei 2026.
Kepala BPS Kabupaten Pekalongan, Maibu Barwis Sugiharto, menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat dalam proses rekrutmen tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat Kabupaten Pekalongan yang luar biasa dalam proses rekrutmen ini,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin, 18 Mei 2026.
Ia menjelaskan, kebutuhan petugas Sensus Ekonomi 2026 di wilayah Kabupaten Pekalongan mencapai 903 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 389 petugas berasal dari mitra KEPKA, yaitu mitra statistik yang direkrut melalui jalur khusus Keputusan Kepala BPS. Sementara itu, sekitar 514 petugas lainnya akan dipenuhi melalui jalur seleksi mitra tambahan.
Para peserta yang dinyatakan lolos nantinya akan menjalani pelatihan terlebih dahulu pada 2–11 Juni 2026 sebelum mulai bertugas di lapangan pada 15 Juni hingga akhir Agustus 2026.
“Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat Kabupaten Pekalongan yang luar biasa dalam proses rekrutmen ini,” ujar Maibu Barwis.
Salah satu peserta seleksi, Mufida Rizkia asal Wonopringgo, mengaku tertarik mengikuti proses rekrutmen tersebut untuk menambah pengalaman.
“Saya ingin menambah pengalaman dan mencoba hal baru di BPS. Semoga saya bisa bergabung menjadi bagian dari Sensus Ekonomi 2026,” ungkapnya.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Sekar
































