SALATIGA, Lingkarjateng.id – Sebanyak 4.203 warga Kota Salatiga tercatat masih menganggur pada 2025. Kendati demikian angka pengangguran menurun ketimbang tahun sebelumnya yang berada di kisaran 5.300.
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinnaker) Kota Salatiga, Agung Hindratmiko, menyatakan tren penurunan angka pengangguran dipengaruhi meningkatnya jumlah angkatan kerja serta bertambahnya kesempatan kerja.
Sepanjang 2025 jumlah angkatan kerja mencapai sekitar 114 ribu orang, naik dari 112 ribu orang pada tahun sebelumnya.
“Selain itu, penyerapan tenaga kerja dari berbagai sektor usaha juga cukup tinggi, yakni sekitar 2.100 orang selama 2025. Kondisi ini berkontribusi besar dalam menekan angka pengangguran hingga turun lebih dari seribu orang,” kata Agung pada Kamis, 26 Maret 2026.
Melihat capaian tersebut, Agung optimistis tren penurunan pengangguran akan terus berlanjut pada 2026.
Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga pun menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mendukung penurunan pengangguran, salah satunya melalui program job fair.
Pemkot juga mendorong pengembangan kawasan industri serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal guna memperluas peluang kerja dan mempercepat penyerapan tenaga kerja.
Job fair tetap akan digelar sebagai upaya konkret membuka akses lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Meski demikian, jadwal pelaksanaannya masih dalam tahap pembahasan internal.
“Job fair tetap kita adakan. Ini menjadi salah satu upaya konkret untuk menyediakan lapangan pekerjaan dan menekan angka pengangguran,” katanya.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Ulfa































