KAB.SEMARANG, Lingkarjateng.id – Setelah diberlakukan sistem one way di ruas jalur Tol Ungaran-Salatiga pada Jumat, 28 Maret 2025, terpantau arus lalu lintas baik dari Jumat hingga Sabtu, 29 Maret 2025 mengalami penurunan volume kendaraan yang melintas di ruas tol tersebut.
Dijelaskan oleh Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy yang ditemui di KM 442 Simpang Exit Tol (GT) Bawen, bahwa setelah dilakukan evaluasi bersama jajaran termasuknya koordinasi dengan Direktorat Lalu lintas Polda Jateng, maka diambil langkah-langkah perubahan penerapan one way di ruas tol tersebut.
“Kami lakukan evaluasi sekaligus koordinasi, dimana kami memutuskan mengambil langkah untuk melakukan perubahan one way di ruas Tol Semarang-Solo ini,” katanya, Sabtu sore, 29 Maret 2025.
Perubahan sistem one way yang diubah ini ialah, jika Jumat kemarin penerapan sistem one way atau satu arah ini dilakukan dari GT Banyumanik di Kota Semarang menuju GT Tingkir di Kota Salatiga, maka kali ini diubah hanya sampai di GT Bawen yang ada di Kabupaten Semarang.
“Perubahan one way ini memang sudah sesuai hasil evaluasi dari kondisi arus lalu lintas dan volume kendaraan dilapangan per hari ini. Dimana memang volume arus yang masuk di wilayah Ungaran sudah mengalami penurunan, maka dari itu, one way dari arah entrance Banyumanik ini per hari ini diubah hingga Simpang Exit Tol Bawen,” terang dia.
AKBP Ratna mengatakan, bahwa hal ini sebagai langkah antisipasi dimana situasi volume kendaraan di jalur tol, dari Sabtu pagi ini, tidak seramai seperti Jumat kemarin.
“Tidak hanya itu, perubahan one way ini kami lakukan juga sebagai upaya untuk mengurangi beban volume kendaraan yang khususnya melintasi di jalur utama atau arteri, yang sejak kemarin terkena imbas kemacetan dari diterapkannya one way hingga Salatiga ini,” bebernya.
Untuk itu, Kapolres Semarang ini berharap dengan perubahan sistem one way ini, bagi pemudik baik yang menggunakan jalur tol maupun arteri, bisa dapat merasa aman dan lancar saat melakukan perjalanan mudik mereka.
“Meski demikian, pemberlakuan one way ini tetap masih kami pantau terus, karena sistemnya yang kondisional, maka dari itu kami akan tetap melihat perkembangan volume kendaraan yang terjadi. Dan kami juga terus melakukan koordinasi dengan Direktorat Lalu lintas Polda Jateng, Polrestabes Semarang, maupun jajaran Polres Semarang,” pungkasnya.(Lingkar Network | Hesty Imaniar – Lingkarjateng.id)































