SALATIGA, Lingkarjateng.id – Anggota DPRD Kota Salatiga Budi Santoso sukses membudidayakan tanaman hias jenis anthurium jemani. Tanaman hias tersebut tak hanya menghasilkan cuan untuk mencukupi kebutuhan keluarga saja, tapi juga mengantarkan Budi Santoso menjadi anggota DPRD Kota Salatiga.
Hasil penjualan tanaman hias yang beberapa tahun silam sempat booming dan harganya mencapai ratusan juta, bisa digunakan oleh Budi Santoso untuk membiayai pencalonan dirinya dalam kontestasi pemilihan wakil rakyat di Salatiga.
“Anthurium jemani menjadi berkah yang tak ternilai bagi saya. Melalui budidaya tanaman hias ini, saya bisa menghidupi keluarga, bahkan nyalon anggota Dewan (DPRD) pada 2019 lalu,” kata Budi Santoso, warga Noborejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, pada Selasa, 18 Juni 2024.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menuturkan, pertama kali mengetahui tanaman hias anthurium jemani berawal dari ketidaksengajaan. Namun, dengan harga jualnya yang cukup tinggi dan stabil membuat dirinya tertarik untuk membudidayakannya.
Budidaya yang dilakukan Budi Santoso bisa dibilang berhasil. Awalnya, ia bisa menjual anthurium jemani dengan harga ratusan ribu rupiah. Dalam perkembangan, anthurium jemani hasil budidayanya laku terjual puluhan juta.
Hal itu memantik semangat Budi Santoso untuk terus mengembangkan usahanya. “Budidaya tanaman ini bisa sebagai hiburan yang menghasilkan uang yang bisa menjadi penyokong pemasukan untuk keperluan keluarga,” ujarnya.
Saat ini, di tengah kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Salatiga, Budi Santoso juga berniat maju sebagai calon Wali Kota Salatiga. Niatan itu sudah ia buktikan dengan mendaftarkan diri lewat partai PKS yang dirinya juga kader dalam partai tersebut.
Ia mengungkapkan alasan dirinya maju sebagai Wali Kota yakni lantaran melihat potensi ekonomi Salatiga dari UMKM yang cukup tinggi. Hal itu terlihat dari banyaknya UMKM yang tumbuh subur di Kota Salatiga.
Alasan itu yang membuat dirinya sebagai pelaku UMKM bunga hias merasa terpanggil. “Banyak hal yang bisa saya gerakkan untuk menumbuhkan UMKM yang berbasis masyarakat. Tujuannya untuk meningkatkan ekonomi,” tegasnya. (Lingkar Network | Angga Rosa – Lingkarjateng.id)





























