Blora (lingkarjateng.id) – Perbaikan kerusakan Jalan Provinsi di Kabupaten Blora, tepatnya pada ruas jalan Randublatung-cepu, kembali di ajukan ke Pemerintah pusat melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) tahun 2026.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, mengatakan kerusakan jalan provinsi di Kabupaten Blora tepatnya untuk ruas jalan Randublatung-Cepu masuk diusulkan IJD tahun ini.
Namun pihaknya belum mengetahui hasil dari usulan tersebut disetujui atau ditolak.
“(Kerusakan ruas Randublatung-Cepu) Sudah kita masukkan Inpres Jalan Daerah. Tahun ini ada 3 paket,” katanya.
Terpisah, Pengawasan jalur Singget-Cepu, Dinas Bina Marga DPUPR Provinsi Jawa, Suroso membenarkan bahwa tahun ini ruas jalan Randublatung-Cepu diusulkan ke program IJD.
Namun ia juga mengungkapkan tahun ini ruas tersebut sudah dapat alokasi perbaikan jalan dari provinsi Jawa Tengah sepanjang 500 meter.
“Tahun ini kita usulkan IJD. Namun ada perbaikan dengan rigit beton di ruas jalan Randublatung-Cepu. Dari dekat terminal Randublatung, sepanjang 500 meter,” katanya.
“Perencanaan sudah selesai, ini masih proses lelang,” tambah Suroso.
Dikatakan, saat ini khusus di Kecamatan Randublatung masih menyisakan kerusakan sepanjang 2 kilometer, lalu Kecamatan Kedungtuban dan Cepu sepanjang 800 meter. “Kerusakan sementara ini dilakukan tambal sulam,” katanya. ***
Jurnalis : Eko Wicaksono
Editor : Redaksi































