SEMARANG, Lingkarjateng.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau pelaksanaan hari pertama pembelajaran Program Sekolah Kemitraan Pemprov Jateng di SMA Laboratorium UPGRIS, Kota Semarang, Senin, 13 Juli 2026.
Program sekolah gratis Pemprov Jateng ini menjadi solusi nyata bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera yang sebelumnya gagal lolos dalam seleksi sekolah negeri, agar tetap belajar.
Ia menuturkan, siswa yang ditemuinya memiliki latar belakang beragam. Ada yang merupakan anak pedagang angkringan, pengemudi ojek, buruh, hingga anak yang sudah kehilangan orang tua atau diasuh kerabat.
“Namun, mereka tetap semangat untuk sekolah,” ujarnya.
Pada tahun ajaran 2026/2027, Pemprov Jateng bekerja sama dengan 139 sekolah swasta, yang terdiri atas 56 SMA dan 83 SMK.
Luthfi juga meminta kepala sekolah dan guru memastikan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) berlangsung secara aman dan menyenangkan.
“Tidak ada lagi perpeloncoan, tidak ada lagi perundungan, apalagi sampai menimbulkan rasa minder,” tegasnya. (Adv)

Jurnalis: Lingkarjateng Group Network
Editor: Sekar





























