SALATIGA, Lingkarjateng.id – Capaian Universal Health Coverage (UHC) Kota Salatiga menembus angka 99,89 persen. Angka ini melampaui target nasional sebesar 98,6 persen, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Dalam Pertemuan Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama BPJS Kesehatan Kota Salatiga bersama Kantor Cabang Ungaran, Senin, 13 April 2026, Wali Kota Salatiga Robby Hernawan menekankan pentingnya validasi data kependudukan sebagai kunci ketepatan program jaminan kesehatan.
“Pembaruan data tidak boleh bersifat pasif,” katanya.
Robby meminta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk lebih proaktif melakukan pembaruan dengan metode jemput bola hingga ke tingkat lingkungan.
“Data harus selalu update. Jangan hanya menunggu laporan, tapi lakukan jemput bola dengan melibatkan kader di lapangan agar data benar-benar akurat,” tegasnya.
Selain validasi data, Robby juga menyoroti pentingnya pengawalan dalam penyaluran bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan agar tepat sasaran. Ia meminta Dinas Sosial menggandeng unsur kewilayahan seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk memastikan bantuan menjangkau masyarakat yang berhak.
“Pengawalan harus diperkuat supaya tidak salah sasaran. Libatkan pihak yang terbiasa turun ke lapangan agar menjangkau hingga tingkat terkecil,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Ungaran Subkhan menyampaikan, selain capaian UHC, tingkat keaktifan peserta di Kota Salatiga juga mencapai 90,30 persen, melampaui target nasional sebesar 80 persen.
Meski demikian, pihaknya tetap mendorong adanya verifikasi ulang data kepesertaan, khususnya bagi peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang statusnya perlu diaktifkan kembali.
“Reaktivasi PBI JK dapat diusulkan kembali. Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk mengusulkan ulang data peserta agar diverifikasi dan diaktifkan kembali,” jelasnya.
Ia menambahkan, sinergi lintas sektor sangat diperlukan agar data kepesertaan selalu selaras dengan kondisi riil di lapangan.
“Dengan demikian sehingga keaktifan peserta dapat terus meningkat,” ucapnya.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Sekar




























