Batang (lingkarjateng.id) – Penampilan konser musik NDX Aka yang disuguhkan Pemkab Batang dalam rangka pesta rakyat peringatan HUT ke-60 Kabupaten Batang berlangsung seru dan meriah, Jumat (10/4) malam.
Puluhan ribu penonton dari berbagai daerah berjubel memenuhi lokasi konser NDX Aka yang digelar di Lapangan Dracik Batang malam itu berlangsung aman dan lancar. Kapolres Batang, AKBP Veronica, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan.
Masyarakat dinilai turut menjaga ketertiban selama acara berlangsung. “Alhamdulillah acara berjalan lancar. Tim gabungan juga sigap menangani penonton yang pingsan dengan layanan yang baik,” ujar Veronica usai acara.
“Saya apresiasi dan terima kasih kepada semua penonton, khususnya warga Batang yang tertib dan kondusif,” sambungnya.
Dijelaskan, keberhasilan pengamanan merupakan hasil kolaborasi lintas instansi bersama Pemerintah Kabupaten Batang yang telah dipersiapkan sejak jauh hari. Personel gabungan diterjunkan mulai Polres Batang, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta tim medis.
Selain itu, pengamanan juga diperkuat bantuan kendali operasi (BKO) dari Polres Pekalongan dan Polres Pekalongan Kota, serta dukungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar).
Tindakan Preventif Polisi
Dalam pengamanan konser pesta rakyat, polisi juga melakukan sejumlah tindakan preventif. Sekitar 50 orang yang terindikasi mabuk minuman keras berhasil diamankan di kawasan SDN 9. Petugas juga membubarkan dua kali potensi keributan yang terjadi di tengah keramaian.

Tak hanya itu, aparatjuga melakukan razia minuman keras dengan hasil penyitaan sekitar 20 botol berbagai jenis, seperti ciu dan arak oplosan. Sementara itu, tidak ditemukan adanya senjata tajam selama kegiatan berlangsung.
Sejak pagi hari, seluruh personel telah disiagakan di berbagai titik strategis guna mengantisipasi lonjakan massa. Tingginya antusiasme masyarakat menjadi perhatian utama dalam pengamanan, terutama pada jalur masuk dan keluar lokasi acara.
Veronica menegaskan bahwa pesta rakyat tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum kebersamaan dan ungkapan rasa syukur masyarakat. Dia mengingatkan bahwa kegiatan dengan massa besar miliki potensi kerawanan yang harus diantisipasi maksimal.
“Dengan tingginya antusiasme masyarakat, pengamanan harus dilakukan secara maksimal, profesional, dan humanis agar masyarakat merasa aman dan nyaman,” terangnya.
Pendekatan Persuasif
Polres Batang juga mengedepankan pendekatan persuasif dalam menjaga ketertiban. Meski demikian, tindakan tegas tetap dilakukan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi acara turut menjadi fokus utama guna mencegah kemacetan. Aspek keselamatan, baik bagi petugas maupun masyarakat, diprioritaskan selama kegiatan berlangsung.
“Koordinasi lintas instansi menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran kegiatan. Semua pihak harus memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing sesuai ploting yang telah ditentukan,” ujarnya.

Menurutnya, kesiapan dan kewaspadaan personel di lapangan menjadi faktor penting dalam memastikan keamanan acara berskala besar. “Lebih baik kita overestimate dan lelah daripada lengah. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan pendekatan humanis,” tuturnya.
Penampilan NDX AKA begitu meriah sehingga menjadi magnet utama yang menarik ribuan penonton dari berbagai daerah selama pesta rakyat HUT ke-60 berlangsung. Meski dihadiri massa dalam jumlah besar, acara tetap berjalan tertib hingga selesai tanpa gangguan berarti.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi evaluasi positif untuk penyelenggaraan kegiatan serupa di masa mendatang sekaligus memperkuat sinergi antar instansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Editor : Fiant































