KENDAL, Lingkarjateng.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Kendal menjalin kolaborasi dengan berbagai mitra binaan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk meningkatkan pemanfaatan Kartu Identitas Anak (KIA) dan Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Kepala Dispendukcapil Kendal, Ratna Mustikaningsih, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan mitra binaan OPD bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat mengurus dokumen kependudukan. Kolaborasi ini salah satunya dikemas dalam kegiatan bazar UMKM.
“Hari ini kami Dispendukcapil berkolaborasi dengan mitra binaan OPD untuk mendorong kepemilikan dan meningkatkan manfaat nyata dokumen kependudukan bagi masyarakat. Secara keseluruhan sudah terjalin kerja sama sebanyak 53 mitra,” ujarnya di sela-sela kegiatan bazar UMKM dan Aktivasi IKD Dukcapil di halaman kantor Disdukcapil kompleks jalan Pramuka Kendal, Jumat 6 Februari 2026.
Disdukcapil Kendal Buka Layanan Adminduk Online, Dokumen Bisa Jadi 10 Menit
Hingga akhir 2025, kata Ratna, kepemilikan KIA di Kabupaten Kendal mencapai 220.737 anak atau 83,03 persen dan yang belum memiliki sebanyak 45.118 anak. Sedangkan Kepemilikan IKD sudah 124.044.
Ratna menjelaskan bahwa KIA dan IKD tidak hanya berfungsi sebagai identitas resmi. Dokumen tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperoleh berbagai kemudahan dan nilai tambah, seperti potongan harga, akses layanan, maupun program promosi dari mitra UMKM yang telah bekerja sama dengan Dispendukcapil.
“Ketika memiliki IKD dan KIA mereka akan memberikan diskon atau potongan harga. Dan kami perlu memberikan media untuk saling promosi bersama,” terangnya.
Kolaborasi Dispendukcapil dengan mitra juga bagian dari upaya memperluas ekosistem pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) yang inklusif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Pemanfaatan KIA dan IKD melalui mitra UMKM diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya dokumen kependudukan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” tegasnya.
Dia menyebut kolaborasi dengan mitra binaan sekaligus menjadi ruang untuk menyosialisasikan program pemerintah. Misalnya pada hari ini ada sosialisasi anti narkotika oleh TP PKK Pokja 1 Kendal, ada senam bersama dan cek kesehatan gratis.
“Harapannya acara ini bisa kita selenggarakan rutin setiap satu bulan sekali di minggu pertama, sehingga mitra-mitra kami merasa kita terus memberikan ruang dan membina mereka untuk terus berkembang,” harapnya.
Disdukcapil Kendal Alihkan Pelayanan Adminduk Tatap Muka ke MPP
Salah satu mitra UMKM, pemilik usaha Dapur Uti, Atik, menyambut baik kerja sama dengan Dispendukcapil. Menurutnya selain membantu promosi usaha, kerja sama ini merupakan bentuk kontribusi dalam mendukung program pemerintah di bidang administrasi kependudukan.
“Tadi kami dari Dapur Uti tanda tangan kontrak dengan Dukcapil. Dimana kerjasamanya nanti kalau ada pelanggan yang datang bisa menunjukkan IKD atau KIA akan kami kasih diskon 5 persen. Mudah-mudahan dengan kerjasama ini usaha kami banyak dikenal orang, kemudian masyarakat terdorong untuk mengaktifkan IKD dan mengurus KIA untuk anak-anak mereka,” pungkasnya. (adv)
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Ulfa































