PEKALONGAN, Lingkarjateng.id – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, Sukirman, mendorong duta wisata aktif mempromosikan wisata dan potensi daerah agar semakin dikenal masyarakat luas.
Menurut Sukirman, potensi wisata Kabupaten Pekalongan masih banyak belum tergali secara optimal, oleh karena itu pihaknya berharap peran duta wisata dapat membantu promosi.
“Kami titipkan kepada para finalis untuk mengabarkan tentang potensi wisata yang ada di Kabupaten Pekalongan. Banyak yang belum digali, banyak potensi-potensi yang belum dimunculkan,” ucapnya menghadiri Sarasehan Karantina Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan pada Selasa, 9 Juni 2026.
Pihaknya pun mendorong agar duta wisata mempublikasikan potensi daerah melalui platform yang bisa dijangkau semua masyarakat
“Hari ini kita dimanjakan oleh media sosial, sarana publikasi yang sangat murah, sarana publikasi yang memang kemudian sangat efektif,” ungkapnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Pekalongan, Mores Irson Kubela, melaporkan bahwa ajang Duta Wisaya kembali digelar setelah vakum sejak 2019.
Dari seluruh tahapan seleksi, telah terpilih 20 pasang finalis yang akan mengikuti proses karantina selama tiga hari.
“Dengan dukungan Bapak Plt Bupati, tahun ini kegiatan dapat kembali dilaksanakan. Dari seluruh tahapan seleksi, telah terpilih 20 pasang Mas dan Mbak yang masih akan melanjutkan seleksi lagi,” jelasnya.
Dari proses karantina tersebut akan dipilih tiga besar finalis pada 20 Juni 2026. Selanjutnya akan dipilih satu pasangan terbak untuk mewakili di tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Mores berharap rangkaian sarasehan dan karantina ini mampu membekali para finalis dengan pengetahuan, wawasan, serta pengalaman yang cukup untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
“Sarasehan dan karantina ini menjadi sarana pembekalan agar mereka siap berbicara di tingkat provinsi,” ujarnya.
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Ulfa































