SALATIGA, Lingkarjateng.id – Menyambut Hari Jadi ke-1275 Kota Salatiga dan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Salatiga menggelar Malam Syiar Muharram 1447 Hijriah di Lapangan Pancasila, Kamis malam, 3 Juli 2025.
Kegiatan religius ini berlangsung khidmat dan dihadiri Wali Kota Salatiga Robby Hernawan bersama jajaran Forkopimda dan tokoh lintas organisasi keagamaan. Tampak hadir Katib Syuriah PBNU, Ketua Tanfidziah PWNU Jateng, Rois Syuriah PCNU Salatiga, Ketua MUI, Rektor UIN, hingga Sekretaris Baznas Jateng.
Mengusung tema “Mematri Spiritualitas, Membangun Peradaban”, Robby menegaskan pentingnya spiritualitas sebagai pondasi utama dalam membentuk masyarakat yang maju dan beradab.
“Untuk membangun peradaban mulia dan berkelanjutan, masyarakat harus memiliki iman yang kuat, akhlak yang luhur, dan semangat ibadah yang istiqamah,” ujar Robby.
Rangkaian acara dimulai dengan lantunan ayat suci Al-Quran dan penyerahan santunan untuk anak yatim. Suasana religius makin terasa dengan penampilan seni budaya Islam, termasuk pagelaran wayang sholawat.
Menurut Robby, pertunjukan tersebut menjadi media dakwah yang mendidik dan menyejukkan.
“Wayang sholawat adalah inovasi budaya. Ini menggabungkan seni pertunjukan dengan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW dan nilai-nilai Islam yang damai dan toleran,” katanya.
Ia berharap, kegiatan ini dapat memperkuat identitas Salatiga sebagai kota yang toleran, religius, dan berbudaya.
“Kami ingin Salatiga tidak hanya maju secara fisik dan ekonomi, tapi juga kaya nilai dan berakhlak. Ini bagian dari komitmen kami mendukung pembinaan spiritual masyarakat,” tandas Robby.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Sekar S































