REMBANG, Lingkarjateng.id – Grup Guwe Generation dari Desa Gegunung Wetan resmi dinobatkan sebagai juara pertama dalam Festival Thong-Thong Lek 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Rembang pada Selasa malam, 17 Maret 2026.
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Juri Nomor 400.6/064/2026, Guwe Generation meraih nilai tertinggi, yakni 356. Posisi kedua ditempati Laskar Klojawu dari Desa Banggi, Kecamatan Kaliori, dengan nilai 341; sementara juara ketiga diraih Purboyo dari Desa Kuangsan, Kecamatan Kaliori, dengan nilai 336.
Selain tiga besar, panitia juga menetapkan juara harapan. Anarki dari Desa Ketanggi meraih Juara Harapan I dengan nilai 320. Disusul Warok Siman dari Dusun Siman, Desa Sendangagung, Kecamatan Kaliori, sebagai Juara Harapan II dengan nilai 305; serta Remon Mondoteko dari Desa Mondoteko sebagai Juara Harapan III dengan nilai 300.
Pengumuman tersebut merupakan hasil penilaian dewan juri terhadap seluruh peserta yang menampilkan kreativitas seni musik tradisional thong-thong klek.
Aspek penilaian meliputi komposisi musik, kekompakan tim, hingga penampilan panggung yang mampu memikat perhatian penonton.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang, Prapto Raharjo, mengapresiasi tingginya partisipasi peserta dan antusiasme masyarakat yang tetap memadati lokasi acara meskipun sempat diguyur hujan.
“Terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak, semoga pelaksanaan Thong-Thong Lek tahun depan akan lebih baik lagi,” ujarnya.
Festival Thong-Thong Lek Rembang tahun ini mengusung tema era 1970 hingga 1990-an. Nuansa tempo dulu terasa kuat melalui pilihan lagu, kostum, hingga dekorasi yang dihadirkan masing-masing grup.
Panitia juga menerapkan sejumlah aturan teknis, seperti pembatasan penggunaan kendaraan maksimal jenis engkel sebanyak dua unit per grup, serta penggunaan sound system maksimal delapan boks single.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Rosyid




























